Jumat , 19 May 2017, 06:02 WIB

Kapolri Ingin Kembalikan Rasa Kebangsaan Lewat Tabligh Akbar

Rep: Mabruroh/ Red: Israr Itah
Republika/Prayogi
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia bersama dengan elemen masyarakat menggelar tabligh akbar jelang puasa Ramadhan. Tabligh akbar yang dilaksanakan di lapangan PTIK, Jakarta Selatan itu diharapkan mampu untuk mengembalikan rasa kebangsaan masyarakat Indonesia.

"Kita harap jelang 109 tahun peringatan kebangkitan nasional. Rasa kebangsaan yg sudah tumbuh 109 tahun lalu, tetap solid dan tetap seperti apa adanya dulu seperti pendiri kita," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di lingkungan PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

Tak berapa lama lagi hari kebangkitan Nasional (Hartiknas) yang jatuh setiap tanggal 20 Mei akan tiba. Tito mengharapkan agar semua pihak dalam menyambut Hartiknas ini dijadikan juga sebagai titik balik untuk kembali menyelami rasa kebangsaan Indonesia. 

Jangan sampai kata dia, seperti yang terjadi belakangan ini seakan pikiran manusia sudah mulai terkotak-kotakkan dengan suku, ras, etnis, hingga agama. Harusnya kata dia, tinggal di atas bumi Indonesia artinya harus hidup sebagai bangsa yang mencerminkan keutuhan tersebut.

"Bangsa yang betul-betul utuh, yang tidak membedakan satu dengan lainnya, memiliki hak yang sama sebagai sesama warga negara," ujarnya.

Selain itu juga Tito berharap agar momen tabligh akbar yang dihadiri oleh Habib Luthfie ini juga dapat dijadikan sebagai pendingin suhu politik yang sempat memanas usai pilkada 2017. Ditambah lagi pilkada 2018 nanti yang menurut dia akan kembali diramaikan isu politik yang tak ada redupnya.

"Jadi kegiatan kita malam ini mudah-mudahan bisa mendinginkan suasana hiruk-pikuk yang ada," harap mantan Kapolda Papua ini.