Sabtu , 12 Agustus 2017, 04:35 WIB

Empat TNI yang Perahunya Karam Ditemukan Selamat

Red: Ilham Tirta
Antara/R. Rekotomo
Prajurit TNI. (Ilustrasi).
Prajurit TNI. (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen Teguh Muji Angkasa mengatakan, empat prajurit Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) yang hanyut sudah ditemukan oleh Basarnas. "Keempat prajurit kami sudah ditemukan dalam keadaan selamat dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke Kupang," katanya, saat ditemui di Pelabuhan Navigasi, Tenau Kupang, Jumat (11/8), malam.

Sebelumnya, empat anggota TNI Satgas Pengamanan Pulau Batek menghilang setelah perahu karet jenis Yahama 40 PK yang ditumpangi mereka terempas gelombang di perairan Pulau Batek yang berbatasan dengan wilayah perairan Timor Leste. Keempatnya adalah Praka Ronald Maalete, Pratu Sudarman, Pratu Agung Taradipa, dan Pratu Ardi Putra Jati.

Teguh mengatakan, keempat anggota TNI yang hanyut tersebut ditemukan pada pukul 19.48 WITA pada titik koordinat 09.30.31.5 selatan dan 123.31.00 timur. "Prajurit kita juga pintar karena saat sudah gelap mereka menyalakan kertas untuk membuat cahaya agar bisa diketahui oleh tim pencari," katanya lagi.

Mantan Wakil Komandan Kopasus itu juga mengatakan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen Komaruddin Simanjuntak agar segera menyelamatkan empat prajurit TNI yang hanyut tersebut.

Dia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi pertimbangan bagi masyarakat bahwa menjaga pulau terluar tidak gampang dan penuh tantangan. "Dengan adanya peristiwa ini, juga dapat diketahui bahwa masih banyak keterbatasan fasilitas bagi para prajurit di pulau-pulau terluar dan pasukan pulau terluar," kata Teguh.

Sumber : Antara

Berita Terkait