Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Kritik Kebijakannya, Bukan Personal Jokowi

Senin 21 Agustus 2017 02:49 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari

Joko Widodo

Joko Widodo

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI TB Ace Hasan sazidly menilai tindakan menghina presiden di media sosial sangatlah tidak etis. Meskipun tidak puas dengan kebijakan pemerintah, masyarakat diimbaunya jangan keterlaluan menghina presiden.

"Saya kira sangat tidak etis seorang Presiden digambarkan seperti binatang, sebagaimana terlihat dalam gambar-gambar di media sosial itu," kata Ace melalui siaran pers pada Republika.co.id, Ahad (20/8).

Pada era demokrasi, Ace mengatakan, kritik merupakan hal yang wajar. Namun, lebih baik jika yang dikritisi itu adalah kebijakan bukan personal Presiden Jokowi.

Ace menambahkan, dalam penyampaian kritik juga masyarakat perlu memperhatikan berbagai etika. Salah satu etika dalam berdemokrasi tersebut, lanjut dia, dengan mengedepankan saling menghormati dan menghargai.

"Namun tentu responsnya harus dengan cara-cara yang lebih beretika. Bukan dengan menyamakan pribadi Jokowi dengan binatang. Bagaimanapun beliau ini Presiden yang dipilih rakyat Indonesia. Beliau adalah simbol negara. Hormati beliau secara kelembagaan bukan hanya pribadinya," katanya.

Sebelumnya, seorang warga Sumatera Utara mengunggah foto dan tulisan bernada menghina presiden melalui Facebook. Pelaku yang bernama asli Muhammad Farhan Balatif (18) itu dilaporkan oleh Brigadir Ricky Swanda dalam laporan bernomor LP/444/VII/2017/Reskrim tertanggal 16 Juli 2017 di Polrestabes Medan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES