Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Selasa, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 Januari 2018

Bertemu Jokowi, Sekjen Partai Komunis Vietnam: Saya Puas dengan Pertemuan Ini

Rabu 23 Agustus 2017 15:15 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nidia Zuraya

Presiden RI Joko Widodo (kanan) dan Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong (kiri) berjabat tangan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/8).

Presiden RI Joko Widodo (kanan) dan Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong (kiri) berjabat tangan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/8).

Foto: Debbie Sutrisno/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong. Dalam pertemuan ini ditandatangani sejumlah kerja sama yang dapat berpengaruh pada peningkatan perekonomian kedua negara.

Nguyen Phu Trong mengatakan, pertemuan ini menjadi momentum bersejarah dalam meningkatkan kepercayaan politik dan menjadi dorongan bagi kerja sama sejumlah sektor.

"Kami berdiskusi terbuka mencari arah dan solusi untuk berbagai bidang, seperti politik, pertahanan, ekonomi, dan perdagangan investasi. Kita juga setuju untuk pertemuan delegasi lanjutan guna membahas perlunya pertukaran informasi dan delegasi," kata Nguyen Phu Trong, Rabu (23/8).

Menurutnya, meski kondisi dunia sedang rumit tidak membuat hubungan kedua negara terbendung. Justru kondisi ini harus bisa dijadikan ajang bertukar pikiran demi meningkatkan kemitraan yang telah dijalin.

Dengan adanya hambatan dalam kerja sama kedua negara khususnya di sektor ekonomi, diharap pertemuan ini mampu membuat hubungan perekonomian Indonesia dan Vietnam semakin baik.

Pemerintah Vietnam juga berjanji akan mempermudah akses investasi bagi investor Indonesia. Kemudahan ini diharap mampu meningkatkan perbaikan di kawasan ASEAN.

"Saya juga puas dengan pertemuan kali ini dalam meningkatkan pembicaraan mengenai Laut Cina Selatan," ujarnya

Dalam pertemuan kali ini Indonesia dan Vietnam melakukan penandatanganan enam nota kesepahama, yaitu kerja sama di bidang pendidikan, pembangunan pedesaan, kerja sama di bidang hukum, kerja sama di wilayah laut, serta kerja sama di bidang batu bara dan pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES