Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Pemerintah Dukung Revitalisasi IPSM Sesuai Karakter Daerah

Kamis 24 August 2017 14:20 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika membuka Temu Koordinasi dan Komunikasi PSM Nasional

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ketika membuka Temu Koordinasi dan Komunikasi PSM Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pemerintah melalui Kementerian Sosial mengingatkan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk bisa melakukan revitalisasi guna menghadapi kompleksitas berbagai persoalan di masyarakat. Revitalisasi sangat perlu dilakukan dan menyerahkan kepada anggota IPSM.

"Seperti apanya anda semua lebih paham betul. Namun yang terpenting adalah memahamu bahwa mungkin permasalahan yang dihadapi antar satu daerah dengan yang lain berbeda," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat membuka Musyawaran Nasional Ke-3 IPSM Nasional, di Yogyakarta, Kamis (24/8).

Dalam siaran pers kepada republika.co.id, Khofifah, menjelaskan proses revitalisasi harus disesuaikan karakter di masing-masing daerah di Indonesia dan diserahkan kepada organisasi mengenai mekanismenya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua IPSM Nasional, Ratu Tatu Chasanah mengakui, selama ini masih sangat kurang adanya pelatihan sumber daya manusia, terutama bidang permasalahan sosial di berbagai daerah Indonesia. Padahal menurutnya pelatihan merupakan syarat utama bisa masuk menjadi PSM.

"Akhirnya untuk proses regenerasi kami mengalami permasalahan karena kurangnya pelatihan atau diklat terkait penanganan permasalahan sosial di daerah-daerah. Kami berharap ada bantuan dari Kementrian Sosial untuk membantu mengatasi permasalahan yang kami hadapi selama ini tentu agar relawan ini teregenerasi secara berkesinambungan," ungkapnya.

Khofifah menambahkan pemerintah sangat mengapresiasi adanya organisasi yang serius membantu mengurai permasalahan sosial di masyarakat seperti yang dilakukan IPSM. Namun, saat ini pemerintah masih kesulitan untuk mengeluarkan bantuan lantatan belum adanya Undang-Undang Pekerja Sosial.

"Meski begitu saya punya solusi bagi IPSM untuk bersinergi bersama CSR Kessos yang diketuai GKR Mangkubumi, kami kira bisa bekerjasama dan mencari solusi terkait permasalahan yang dihadapi. Terlebih GKR Mangkubumi juga ketua Karang Taruna yang tentu saja merupakan PSM muda yang kita miliki," terangnya

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES