Kamis , 21 September 2017, 03:18 WIB

Jambore Peternakan di Cibubur Perebutkan Piala Presiden

Red: Agus Yulianto
Dok. HPDKI
Staf Presiden, Kementan serta Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) menggelar Jambore Peternakan Nasional 2017 di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata Cibubur. Acara akan berlangsung pada Jumat (22/9) sampai Ahad (24/9).
Staf Presiden, Kementan serta Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) menggelar Jambore Peternakan Nasional 2017 di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata Cibubur. Acara akan berlangsung pada Jumat (22/9) sampai Ahad (24/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah sukses dengan kontes kambing dan domba Agustus tahun lalu di Istana Bogor, akhir pekan ini Kantor Staf Presiden, Kementerian Pertanian serta Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) menggelar Jambore Peternakan Nasional 2017 di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata Cibubur. Acara akan berlangsung pada Jumat(22/9) sampai Ahad (24/9).

Jambore Peternakan merupakan wadah konsolidasi antar pelaku usaha peternakan dalam mendukung program pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id. Jambore yang akan diikuti 1.200 peternak dan pelaku usaha ini mengangkat tema Masyarakat Sehat dan Cerdas dengan Protein Hewani dan Bangga Menjadi Peternak Indonesia.


Acara puncak pada Ahad (24/9) akan dihadiri Presiden Joko Widodo, yang sekaligus melakukan temu wicara dengan para peternak dan pelaku usaha peternakan. Kontes Ternak Domba dan Kambing Kaligesing, serta Seni Ketangkasan Domba Garut akan langsung memperebutkan Piala Presiden. Selain itu juga akan diselenggarakan eksibisi ternak oleh peternak sapi, ayam lokal, itik, dan kelinci serta penghargaan Anugerah Bakti Peternakan.

"Kami berharap peternak agar melakukan pembenahan manajemen budidaya dan perbaikan teknis lainnya untuk menjadikan Indonesia sebagai sumber protein hewani. Selain itu juga kita dorong peternak-peternak kita untuk membentuk korporasi peternak supaya skala usahanya ekonomis," tegas Ketut Diarmita.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengungkapkan keinginannya agar jambore ternak bisa rutin digelar tiap tahun sehingga menjadi kalender rutin agenda wisata di Jakarta dan sekitarnya. "Dalam acara ini, Presiden Jokowi juga ingin lebih dekat bertemu dengan masyarakat, khususnya kalangan peternak domba dan kambing," urainya.

Puncak kegiatan juga akan diisi dengan kegiatan makan bersama 100 ekor kambing guling yang diharapkan dapat menjadi rekor baru Museum Rekor Indonesia (MURI). "Para peternak sangat antusias mempersiapkan diri mengikuti acara ini dan bersilaturahim kembali dengan Presiden Jokowi," kata Ketua Umum HPDKI Yudi Guntara Noor.