Selasa , 10 Oktober 2017, 15:45 WIB

Kematian Akibat Rokok Meningkat, Anak Muda Perlu Diedukasi

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Winda Destiana Putri
Boldsky
Merokok picu kelelahan pada tubuh. Ilustrasi
Merokok picu kelelahan pada tubuh. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lazismu menggelar acara gebyar Muharram 1439 Hijriyah dengan tema Stop Merokok Melalui Sedekah yang diadakan di Sekolah Muhammadiyah Jalan Limau 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan fakta dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diketahui kematian akibat rokok terus meningkat.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr Mohamad Subuh menyebutkan fakta mengerikan tersebut, harus segera dicegah dengan dimulai dari usia anak sedini mungkin. Ini kegiatan positif, di mana upaya pencegahan rokok, dikaitkan dengan satu ibadah, dalam hal ini sedekah.

"Nah sekarang bagaimana mendidik seorang siswa sejak SD, bahwa menabung untuk kurban itu merupakan salah satu kiat supaya mereka tidak merokok, ujar dia saat ditemui usai berikan sambutan," kata dia Selasa (10/10) siang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, artinya siswa nanti mengerti, merokok satu batang itu sangat-sangat mudaratnya jauh lebih besar dibandingkan mereka harus menabung. Apalagi, tabungannya pada akhir tahun menghasilkan sesuatu dalam bentuk kurban dan bisa diberikan pada orang lain.

"Ini pembelajaran bahwa kehidupan sosial harus ditumbuhkan sejak dini. Kehidupan sosial bantu-membantu, peduli dengan orang lain, bagaimana dia bisa merasakan penderitaan orang lain, itu harus kita bina sejak kecil," jelas dr Subuh.

Cara pihak Kemenkes dan pengajar Muhammadiyah dalam memberikan pembelajaran kepada siswa, harus dijelaskan pencegahan rokok adalah untuk wujudkan lingkungan sehat. Karena syarat mutlak lingkungan sehat adalah tanpa asap rokok dan tanpa penjual rokok.

"Misalnya di sekitar wilayah sekolah Muhammadiyah ini sudah tidak ada penjual, saya titip dengan Ketua Muhammadiyah Kebayoran Baru. Ini suatu pembelajaran yang bagus sekali, dan ini minimal di sekolah Muhammadiyah lain bisa diaplikasikan, syukur-syukur bisa di sektor lain. Mudah-mudahan ini dapat barokah dan berhasil," papar dia.