Rabu , 11 October 2017, 13:20 WIB

Kapolda: Hanya ada Sepucuk AK 101 di Dekat Jasad Bripka BT

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Bilal Ramadhan
Antara/ca
Jenazah (ilustrasi).
Jenazah (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dua dari tiga anggota Brimob saat bertugas di lokasi eksplorasi minyak PT Sarana GSS Trembul, di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora diduga ditembak oleh rekannya sendiri. Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono mengatakan, ketiganya merupakan sesama personil anggota Subden IV Satuan Brimob Pati yang diperbantukan untuk menjaga proyek vital nasional eksplorasi minyak.

Ketiganya adalah Bripka BT (36), Brigadir BW dan kemudian Brigadir AS. "Dari laporan awal yang masuk dan berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, hanya terdapat satu senjata api jenis AK 101 di dekat jasad Bripka BT," jelasnya di kompleks Akpol Semarang, Rabu (11/10).

Ia menjelaskan, pada dua anggota masing-masing Brigadir BW dan Brigadir AS-- terdapat luka tembak di bagian tubuhnya. Sementara pada jasad Bripka BT didapati luka tembak di bagian kepala.

Insiden penembakan ini diketahui sejumlah saksi, termasuk anggota brimob lain yang sedang berada di kamar mandi. Kejadian bermula saat para saksi mendengar suara tembakan sebanyak dua kali.

Saksi juga mengaku sempat diperintah oleh Bripka BT untuk lari menyelamatkan diri, sebelum terdengar suara tembakan terakhir. "Untuk motif dimungkinkan persoalan pribadi, namun untuk kepastian latar belakang kejadian itu, masih harus menunggu hasil investigasi di lapangan," tegas kapolda.

Berita Terkait