Rabu , 11 October 2017, 09:25 WIB

Tiga Brimob Tewas Diduga Ditembak Rekannya

Red: Agus Yulianto
Antara/R. Rekotomo
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menjawab pertanyaan wartawan.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menjawab pertanyaan wartawan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Tiga anggota Brimob yang bertugas di lokasi pengeboran minyak PT Sarana Gas Trembul di Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tewas setelah diduga ditembak oleh rekannya sendiri. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Rabu, membenarkan kejadian yang dialami anggota Subden IV Satuan Brimob Pati pada Selasa (10/10) malam.

"Mereka ini merupakan bagian dari enam anggota Brimob yang diperbantukan untuk menjaga proyek vital nasional itu," katanya. Ketiga korban tewas itu, lanjut dia, masing-masing Bripka BT, Brigadir BW, dan Brigadir AS.

Menurut dia, tim yang beranggotakan Direktur Reserse Kriminal Umum dan Kepala Laboratorium Forensik telah dikirim ke Blora untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari laporan awal yang masuk, kata dia, diduga terdapat motif pribadi dalam peristiwa itu.

Ia menjelaskan, dari keterangan saksi diketahui hanya terdapat satu senjata api jenis AK 101 di dekat tubuh Bripka BT. Luka tembak diketahui terdapat di bagian tubuh Brigadir BW dan AS. Sementara pada Bripka BT didapati luka tembak di bagian kepala.

Kejadian itu sendiri, lanjut dia, diketahui sejumlah saksi, termasuk anggota brimob lain yang sedang berada di kamar mandi. "Saksi mendengar suara tembakan yang berasal dari barak personel brimob yang diperbantukan untuk pengamanan," katanya.

Saksi juga mengaku, diperintah oleh Bripka BT untuk lari menyelamatkan diri, sebelum akhirnya terdengar suara tembakan lagi.

Adapun untuk kepastian latar belakang pasti kejadian itu, kata dia, masih harus menunggu hasil investigasi tim yang dikirim ke lokasi.









Sumber : Antara

Berita Terkait