Kamis , 12 Oktober 2017, 22:57 WIB

Amankan Kunjungan Jokowi ke Sumut, TNI Sebar Penembak Jitu

Red: Nidia Zuraya
Antara/Andika Wahyu
Joko Widodo
Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Sebanyak 1.700 personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongon ke beberapa daerah di Provinsi Sumatra Utara pada 13-14 Oktober 2017.

"Kita telah persiapkan pengamanan kunjungan Presiden ke Medan, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Tapanuli Utara," kata Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri usai apel pemeriksaan pasukan pengamanan Presiden Jokowi di Lapangan Benteng Medan, Kamis (12/10).

Kodam I/BB dan Polda Sumut, menurut dia, bertanggung jawab penuh pengamanan rencana kedatangan Presiden Jokowi ke wilayah Sumut. "Apakah pengamanan di VIP, lokasi kunjungan dan tempat-tempat lainnya yang telah ditentukan," ujar Mayjen TNI Cucu didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpau.

Ia mengatakan, dalam kedatangan Presiden Jokowi, Kodam I/BB tetap mengadakan koordinasi dengan Polda Sumut tentang masalah pengamanan. Selain itu, Kodam I/BB juga mempersiapkan puluhan prajurit penembak mahir yang andal dan terlatih.

"Penembak jitu yang berasal dari personel TNI AD itu, disebar di beberapa tempat," kata mantan Kepala Staf (Kastaf) Kostrad tersebut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo beserta rombongan direncanakan akan meresmikan proyek nasional jalan tol Sumatera ruas KualanamuTebing Tinggi dan ruas Medan-Binjai.

Kemudian, juga meresmikan Bandar Udara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, dan mengunjungi pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang direlokasi di Desa Siosar, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. 





Sumber : Antara

Berita Terkait