Sabtu , 04 November 2017, 19:31 WIB

Menhub akan Optimalkan Jembatan Timbang di Pekanbaru

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Gita Amanda
Antara/Rosa Panggabean
Menhub Budi Karya Sumadi.
Menhub Budi Karya Sumadi.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan akan mengoptimalkan jembatan timbang, termasuk juga yang ada di Pekanbaru, Riau. Hal tersebut dilakukan karena sudah seringnya kendaraan truk melintas yang kelebihan muatan.

"Sudah disampaikan juga dengan Pak Gubernur Riau (Arsyajuliandi Rachman). Jadi akan segera dilaksanakan, jembatan timbang akan diberdayakan," kata Budi di Pekanbaru, Riau, Sabtu (4/11).
 
Budi mengatakan selama ini ada penundaan sementara untuk mengoperasikan jembatan timbang tersebut. Dia menjelaskan hal itu karena adanya proses serah terima kepada pemerintah pusat sehingga saat ini akan ditertibkan dan ada managemen sendiri.
 
Untuk itu Budi memastikan jembatan timbang sesegera mungkin akan dioperasikan. "Untuk jembatan timbang kasih kami waktu satu setengah bulan buat dioperasikan. Kira-kira 1 Januari 2019 jalan," ungkap Budi.
 
Sementara itu Gubernur Riau Arsyajuliandi Rachman mengakui selama ini banyak masyarakat risau karena banyaknya kendaraan kelebihan muatan. Hal itu, kata dia, membuat banyak jalan hancur dan berisiko untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Riau.
 
Untuk itu ia meminta mulai saat ini bisa menertibkan truk yang kelebihan muatan dengan mengoptimalkan kembali jembatan timbang. "Karena masyarakat makin lama makin menuntut jalan-jalan yang bagus mulai dari kecamatan hingga provinsi, apa lagi jalan negara," ujar Arsyajuliandi.
 
Arsyajuliandi menilai truk yang kelebihan muatan menjadi salah satu penyebab banyak jalan di wilayahnya rusak. Dengan keterbatasan anggaran dan makin luasnya jalan provinsi, kata dia, menjadi tantangan untuknya agar bisa menciptakan keadaan yang lebih baik.