Senin , 06 November 2017, 18:55 WIB

Literasi Media, Upaya Tekan Penyalahgunaan Media Sosial

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Winda Destiana Putri
ist
Media sosial
Media sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) meminta kepada guru atau pun kepala sekolah, memperluas pengenalan literasi media kepada seluruh siswa. Dengan begitu, diharapkan siswa bisa memporsir kebutuhannya dalam mengelola media sosial.

Muhadjir menilai, literasi media dapat menjadi upaya untuk menekan bentuk penyalahgunaan internet dan media sosial oleh anak. Misalnya saja, terkait gif dalam WhatsApp yang dinilai menjurus pornografi seperti yang kini ramai diperbincangkan.

"Literasi media, ini berfungsi untuk mengarahkan anak dalam memanfaatkan media sosial. Agar mereka bisa selektif dan terukur ," jelas Muhadjir di Kompleks Kemdikbud, Jakarta Pusat pada Senin (6/11).

Literasi media, lanjut Muhadjir juga menjadi topik utama dalam pembahasan General Conference bersama UNESCO belum lama ini. Sebab persoalan media, bukan hanya dirasakan di Indonesia saja melainkan di seluruh negara lainnya.

"Masalah media sosial ini bukan hanya di Indonesia saja, tapi juga persoalan dunia," kata dia.

Karena itu, Muhadjir menilai, literasi media dinilai ampuh untuk bertujuan untuk meningkatkan penggunaan media sosial dengan benar.