Jumat , 08 December 2017, 01:35 WIB

Sumbar Jualan Wisata Halal

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani
Republika/Mardiah
Ilustrasi Wisata Halal. (Republika/Mardiah)
Ilustrasi Wisata Halal. (Republika/Mardiah)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tak ingin menyia-nyiakan rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang bakal digelar di Kota Padang pada 1-9 Februari 2018 mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan hingga dua bulan menjelang 'pesta' bagi insan pers Indonesia ini. Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno memandang, gelaran Hari Pers Nasional 2018 memberikan peluang promosi bagi Sumatra Barat. Kehadiran ribuan penggerak media, wartawan, dan para pejabat pemerintah pusat memberi momentum bagi Sumbar untuk menggelar 'barang dagangan' yang ingin ditawarkan.

Lantas apa saja yang akan 'dijual' melalui rangkaian Hari Pers Nasional?

Irwan menyebutkan, paling tidak ada dua hal yang ditawarkan yakni pariwisata khususnya wisata halal dan berbagai potensi pembangunan terutama energi baru terbarukan. Bagi Irwan, kehadiran media bisa menjadi jembatan bagi Sumbar untuk menarik investor. Kampanye tentang wisata halal juga sudah dilakukan secara masif oleh Sumatra Barat dalam satu tahun belakangan. Berbagai perhelatan berskala internasional yang diadakan di Sumatra Barat selalu 'disisipi' kampanye potensi wisata di Sumatra Barat, termasuk wisata halalnya.

Irwan yakin, puncak acara Hari Pers Nasional 2018 yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo mampu memberikan kesan positif bagi para wartawan untuk memviralkan berbagai potensi daerah yang dimiliki Sumatra Barat. Tak hanya soal wisata, Irwan juga berharap kedatangan pemerintah pusat bisa mengakselerasi pembangunan yang dilakukan di daerah.

Demi mengakomodasi kehadiran para Menteri Kabinet Kerja, Pemprov Sumbar juga akan menggelar rangkaian acara seminar dan kunjungan lapangan yang diharapkan bisa menggenjot perekonomian. Hari Pers Nasional 2018 diharapkan mampu menjadi ajang silaturahim antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat umum.

"Semua kami akomodasi. Misalnya, Menteri ESDM akan resmikan listrik perdesaan, Menteri Agraria dan Tata Ruang akan berikan sertifikat tanah, dan acara lainnya kami siapkan," ujar Irwan.

Hari Pers Nasional 2018 yang digelar di Sumatra Barat ditargetkan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat Sumbar. Tak tanggung-tanggung, Pemprov Sumatra Barat mengalokasikan anggaran hingga Rp 22 miliar untuk menghelat Hari Pers Nasional 2018 mendatang.