Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

BPBD Kabupaten Tasik Terus Data Jumlah Kerusakan

Sabtu 16 December 2017 10:08 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gita Amanda

Suasana rumah warga di Kampung Cisaat Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasik, Sabtu (16/12). Genting rumah banyak mengalami kerusakan akibat gempa.

Suasana rumah warga di Kampung Cisaat Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasik, Sabtu (16/12). Genting rumah banyak mengalami kerusakan akibat gempa.

Foto: Rizki Suryarandika

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya terus mendata kerusakan yang diakibatkan gempa, pada Jumat (15/12) tengah malam. Sehingga untuk sementara ini, BPBD belum memberi data kerusakan terbaru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya EZ Alfian mengatakan ketika gempa terjadi, masyarat yang berada di bibir pantai paham untuk segera mengevakuasi diri. Masyarakat Kecamatan Cipatujah yang notabene paling dekat dengan pantai pun menunggu di titik kumpul hingga pengumuman peringatan dini tsunami dicabut.

"Masyarakat Cipatujah sudah paham langsung di titik kumpul, berada disana sampai peringatan dini dicabut, sekarang dicabut sudah kembali ke rumah masing-masing," katanya pada wartawan, Sabtu (16/12).

Warga pinggir pantai, kata dia, sempat mengalami panik. Namun menurutnya hal itu wajar mengingat kondisi gempa yang terbilang besar hingga 6,9 Skala Richter dan ditambah padamnya listrik.

"Kepanikan wajar, pertama karena listrik padam, simpang siur informasi. Tapi yang menarik relawan bersama aparat pemerintah giring masyarakat jauhi pantai, ini terjadi," ucapnya.

Untuk pagi ini, pihaknya menerjunkan semua tim BPBD termasuk relawan untuk mendata kerusakan. Sebab, kerusakan akibat gempa tersebar di berbagai titik seperti di Kecamatan Cigalontang, Salawu, Karangnunggal.

"Hari ini terus waspada, anggota kumpul cek ke lapangan kondisi yang terdampak, mudah-mudahan tidak ada hal yang luar biasa," ujarnya.

Diketahui, hingga pagi ini BPBD belum mengeluarkan informasi kerusakan terbaru. Data kerusakan hanya mengacu dari rilis laporan pada Sabtu (16/12) dini hari tadi yaitu satu rumah dan satu aula Kecamatan Taraju mengalami rusak. Akibatnya, sebelas orang yang menghuni rumah di Dusun Kampung Indularang itu diungsikan.

Ada pula kerusakan di Kantor Pos Polisi di Kecamatan Bojonggambir. Terakhir, satu unit rumah rusak di Kampung Cibitung Hilir Kecamatan Cigalontang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES