Jumat , 12 January 2018, 06:15 WIB

Empat Komika yang Pernah Terserempet Isu SARA

Rep: Ahmad Islamy Jamil, Muhyiddin, Mabruroh, Hartifiany Praisa, Arif Satrio Nugroho/ Red: Budi Raharjo
Pelawak Uus
Surat pelaporan terhadap Joshua.

Joshua Suherman

Di waktu yang hampir bersamaan, sorotan terhadap materi stand up comedy juga ditujukan kepada mantan penyanyi cilik Joshua Suherman. Bahkan, Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran telah melaporkan pria yang akrab disapa Joshua ini ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Selasa (9/1). Joshua dilaporkan terkait dugaan penodaan agama.

Kalimat Joshua yang dianggap melecehkan, yaitu saat pelantun lagu 'diobok-obok 'itu membanding-bandingkan Anisa CherryBelle dengan Sherrly. Menurut Rahmat, Joshua mengatakan, Anisa lebih unggul yaitu karena Anissa beragama Islam. Kemudian, kata Rahmat, di akhir kalimat Joshua menyebut bahwa sesuatu yang tidak dapat dikalahkan di negara ini yaitu mayoritas, dalam hal ini Islam.

Rahmat mengatakan, ucapan Joshua tersebut berpotensi memunculkan isu SARA terhadap Islam. Dalam laporan tersebut, Rahmat membawa barang bukti berupa video sekaligus kecaman dari warganet di Whatsapp, Facebook maupun YouTube.

Seperti halnya Ge Pamungkas, Joshua menyerahkan persoalan ini kepada kuasa hukum yang sama, Achmad Budi Prayoga. Achmad menyatakan pihaknya siap untuk melakukan mediasi dengan pihak terkait. "Kita siap jika pihak FUIB minta mediasi maka kita akan mediasi. Kita belum tahu, yang dituduhkan ke Joshua dan Ge Pamungkas itu apa. Kesalahannya apa kan belum tentu memenuhi delik pidananya," kata Achmad ketika dihubungi Republika, Selasa (9/1).

Menurut Achmad, secara teknis pihak terlapor akan menunggu panggilan dari Bareskim Mabes Polri dan siap jika memang ada panggilan. "Pada prinsipnya kan laporan dari pihak FUIB itu belum tentu diterima, atau ditindaklanjuti dalam proses penyidikan," lanjutnya.

Achmad menuturkan sebenarnya tidak ada unsur delik pidana yang dituduhkan pada Joshua dan Ge Pamungkas. "Ga ada materi komiknya yang menyinggung ajaran agama islam itu ga ada, sama sekali. Jangan sampai permasalahan ini dibawa ke isu sentimentil SARA gitu," paparnya.