Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Perpustakaan Kampus Turki Ini Buka 24 Jam dan Makan Gratis

Rabu 14 February 2018 00:59 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi kuliah di Turki

Ilustrasi kuliah di Turki

Foto: dok.Yayasan Indonesia Turki
Jumlah pelajar Indonesia di Universitas Suleyman Demiral masih sedikit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Suleyman Demiral merupakan salah satu kampus negeri yang diunggulkan di Turki. Tidak sedikit pelajar asing dari berbagai belahan dunia kuliah di kampus yang berada di Kota Isparta ini.

Para mahasiswa yang kuliah ini di kampus bisa menimba ilmu tanpa batas. Apalagi, perpustakaan di kampus ini dibuka selama 24 jam setiap harinya. Tak hanya itu, pihak kampus juga menyediakan makanan gratis untuk mahasiswa yang belajar di perpustakaan ini, khususnya pada pukul 23.00 sampai pukul 01.00 waktu setempat.

"Kami menginginkan kampus itu selalu hidup setiap harinya walaupun sudah malam," ujar Wakil Rektor Universitas Suleyman, Prof. Dr. Nihat Ayyldz saat berkunjung ke Kantor Republika.co.iddi Jakarta, Selasa (13/2).

Universitas Suleyman ini merupakan kampus pertama yang menggunakan sistem buka 24 jam ini di Turki. Menurut dia, perpustakaan Universitas Suleyman juga banyak diminiti di Turki dan sangat ramai pengunjung.

 

"Di perpustakaan kami juga bukan hanya mahasiswa yang masuk tapi juga ada pelajar-pelajar setingkat SMA juga banyak yang memanfaatkan perpustakaan kami," ucapnya.

Sayangnya, sampai saat ini baru ada enam mahasiswa Indonesia yang belajar di kampus ini. Prof Nihat berharap berharap tahun ini lebih banyak lagi pelajar Indonesia yang kuliah di kampusnya. Apalagi, menurut dia, Indonesia dan Turki memiliki ikatan emosional.

Karena itu, pada 2018 ini, Kampus Suleyman akan kembali menyelenggarakan ujian masuk untuk kedua kalinya di Indonesia dan akan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Indonesia Turki. "Kami menunggu pelajar-pelajar Indonesia di Isparta. Isparta kota yang aman dan kota pelajar, serta bebas dari kemacetan," kata Prof Nihat.

Universitas Suleyman ini didirikan pada 11 July 1992. Fakultas pertama yang didirikan adalah Fakultas Teknik dan Arsitektur yang sebelumya bernama Isparta State Engineering and Architecture Academy yang didirikan pada tahun 1976.

Ketua Yayasan Pendidikan Turki, Doddy Hidayat mengatakan bahwa biaya kuliah di kampus ini juga sangat terjangkau dan biaya hidupnya murah. Biaya SPP tertinggi di kampus adalah Fakultas Kedokteran, tapi masih jauh lebih murah dibandingkan jurusan kedokteran di Indonesia. "Jadi yang paling tinggi SPP nya di sana itu jurusan kedokteran. Tapi hanya 3,5 juta per semester," ungkap Doddy.

Pendaftaran Ujian Masuk Universitas Suleyman rencananya akan dilakukan di Jakarta dan Medan pada 5 Mei 2018. Peserta yang telah lengkap melakukan pendaftaran akan di beri undangan untuk mengikuti ujian masuk.

Peserta ujian masuk bisa mendaftar di Yayasan Pendidikan Indonesia Turki dengan mengisi pendaftaran Online melalui website : www.kuliahditurki.com

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES