Topik Terhangat

#telegram

Pemerintah Perlu Bangun Aplikasi Pesan Instan Lokal

Kamis, 20 Juli 2017

SEMARANG -- Pakar keamanan siber Pratama Persadha memandang perlu Pemerintah mewujudkan aplikasi lokal setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir Telegram yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat."Dengan kasus pemblokiran itu, seharusnya Pemerintah...

Polemik Demokrasi Digital

Selasa, 18 Juli 2017

 Oleh Tauchid Komara Yuda*  Ada sebuah adagium, homo homini lupus. Artinya, manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. Begitulah ungkapan yang dipopulerkan oleh Hobbes untuk menggambarkan situasi dimana setiap orang dalam keadaan cemas atas keselamatan dirinya,...

Infografis | Infografis Aplikasi Lain Dipantau

Selasa, 18 Juli 2017

 Jakarta - Pihak kepolisian menyatakan, pemblokiran aplikasi percakapan Telegram bukan tindakan terakhir yang bakal diambil pemerintah untuk mencegah penyebaran radikalisme melalui...

BNPT expects Telegram to clarify its SOP related to terrorism content

Tuesday, 18 July 2017

BOGOR -- Web-based messaging application Telegram is expected to clarify its standard operating procedure (SOP) related to the blocking of terrorism and radicalism content in the mobile networks, Indonesian National Counter-terrorism Agency (BNPT)...

Kemenkominfo: Aplikasi Mobile Telegram Masih Bisa Digunakan

Senin, 17 Juli 2017

JAKARTA -- Direktur Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Aidil Chedramata mengatakan, saat ini pemblokiran hanya dilakukan terhadap aplikasi Telegram berbasis web, sementara untuk aplikasi mobile (aplikasi di perangkat pintar) masih bisa digunakan."Ya...

Menkominfo Apresiasi Respons CEO Telegram

Senin, 17 Juli 2017

JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengapresiasi respons CEO Telegram Pavel Durov untuk membangun kerja sama dengan pihak Indonesia. Respons itu menyusul pemblokiran Kemenkominfo terhadap aplikasi asal Rusia tersebut dengan alasan...

Pengamat: Blokir Medsos Indonesia Seperti Korea Utara

Senin, 17 Juli 2017

JAKARTA -- Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, upaya pemblokiran media sosial, seperti Telegram, oleh Pemerintah seperti meminta rakyat Indonesia berperilaku layaknya masyarakat Korea Utara. "Pemerintah harus menemukan cara baru dalam...

Telegram Dinilai Jadi Sarana Radikalisme, Pengamat: Youtube?

Senin, 17 Juli 2017

JAKARTA -- Direktur Indonesia Information and Communication Technology (ICT) Institute Heru Sutadi mempertanyakan langkah pemerintah yang memblokir situs Telegram lantaran dianggap menjadi sarana radikalisme. Padahal menurutnya, banyak media sosial lain yang lebih parah...

Pemerintah Diminta Ajak Dialog Telegram

Senin, 17 Juli 2017

JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyarankan agar pemerintah mengajak dialog pihak Telegram setelah pemblokiran aplikasi tersebut agar menghindari persepsi negatif yang berkembang di masyarakat. "Saat ini era media sosial dan era...

Presiden Jokowi: Pemerintah Sudah Lama Amati Telegram

Ahad, 16 Juli 2017

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyatakan pemblokiran terhadap aplikasi media sosial Telegram bukan merupakan keputusan serta merta tetapi berdasar pengamatan lama."Pemerintah kan sudah mengamati lama dan kita kan negara yang mementingkan keamanan negara,...

Blokir Telegram Dinilai Ancam Hak Berekspresi dan Demokrasi

Ahad, 16 Juli 2017

DEPOK -- Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menilai pemblokiran jejaring sosial Telegram ini akan mengancam hak berekspresi dan demokrasi di Indonesia."Ini akan mengancam hak atas kebebasan berekspresi warga negara dan masa depan demokrasi...

Shamsi Ali Anggap Blokir Telegram tak Selesaikan Masalah

Ahad, 16 Juli 2017

JAKARTA -- Imam Besar Masjid New York Shamsi Ali mengatakan bahwa pemblokiran media sosial Telegram di Indonesia tidak akan menyelesaikan masalah yang ada di Tanah Air. Menurut dia, pemblokiran tersebut juga tidak akan bisa...

Tito: Pelaku Bom Thamrin dan Kampung Melayu Gunakan Telegram

Ahad, 16 Juli 2017

JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan teroris kerap menggunakan aplikasi Telegram untuk berkomunikasi. Itulah yang melatarbelakangi permintaannya kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk menutup akses masyarakat ke aplikasi Telegram. "Fitur Telegram...

Waspada! Whatsapp Anda Bisa Diretas, Ini Modusnya

Kamis, 16 Maret 2017

SAN FRANCISCO  -- Para peneliti keamanan siber mengatakan, kelemahan Whatsapp (WA) membuat para peretas mampu meretas akun WA dengan mengirimkan gambar yang berisi perangkat lunak berbahaya.Telegram, aplikasi pengirim pesan yang juga populer sama...

Telegram akan Tambah Panggilan Suara

Kamis, 19 Januari 2017

JAKARTA -- Pimpinan Telegram, Pavel Durov, membenarkan akan menambah tema dan panggilan suara di pembaruan aplikasi tersebut. Hal ini dilakukan setelah melihat respons pasar di media sosial yang terus meminta Telegram membuat panggilan...