Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Anwar Pengganti Arsyad Sanusi Miliki Pengalaman Panjang

Senin 28 Mar 2011 15:35 WIB

Red: Djibril Muhammad

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan pengganti Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi, Anwar Usman, memiliki pengalaman panjang sebagai hakim karir. "Saya yakin beliau (Anwar Usman) siap bekerja sama, apalagi sudah punya pengalaman lapangan yang panjang," kata Mahfud melalui pesan singkatnya, Senin (28/3).

Mahfud mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui terpilihnya Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA itu menggantikan Arsyad Sanusi yang telah mengundurkan diri. Dia juga menegaskan bahwa sejak awal MK telah menyerahkan sepenuhnya kepada MA untuk menentukan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang dimilikinya. "MK tak ikut campur sama sekali tentang calon-calon hakim yang dijadikan pengganti Pak Arsyad," tegasnya.

Mahfud juga menegaskan bahwa MA telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menilai lebih dahulu calon hakim konstitusi yang diajukan. Dalam pemberitaan sebelumnya, MA dalam rapat pimpinan pada akhir pekan lalu memutuskan Anwar Usman sebagai hakim konstitusi pengganti Arsyad Sanusi.

Juru Bicara MA Hatta Ali, melalui pesan singkatnya, Senin, mengatakan, dalam rapat pimpinan MA telah ditentukan yang terbaik di antara Anwar Usman dan Hakim Tinggi PT TUN Medan Irfan Fachruddin. Menurut Hatta, Anwar Usman terpilih seusai pimpinan MA melakukan penilaian terhadap visi dan misi dua orang calon dan juga memperhatikan masukan dari publik. "Pertimbangan MA sudah dilakukan berdasarkan penilaian yang objektif," jelas Hatta.

Dengan terpilihnya hakim konstitusi usulan MA, selanjutnya bakal diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk ditetapkan dan menjalani pelantikan.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA