Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

Kamis, 21 Zulhijjah 1440 / 22 Agustus 2019

SBY: Posisi Indonesia Makin Menguat di Dunia Internasional

Rabu 15 Feb 2012 19:58 WIB

Red: Ramdhan Muhaimin

Kerjasama internasional (ilustrasi)

Kerjasama internasional (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan Indonesia memasuki abad 21 telah menetapkan doktrin kebijakan luar negeri untuk bisa bekerja sama dalam kerangka bilateral dan multilateral sesuai dengan kepentingan nasional.

SBY mengatakan perubahan politik dan kerja sama internasional membuat Indonesia beradaptasi melalui peningkatan peran secara internasional sehingga kepentingan nasional dapat tercapai sekaligus tetap menjalankan kewajiban moral sebagai salah satu bagian dari masyarakat global.

"Kita melihat keadaan dunia saat ini penuh dinamika dan perubahan, kita masih hadapi isu yang kritikal dan fundamental. Saya kira saudara sependapat bahwa yang kita perlukan untuk atasi isu global adalah kerja sama global. Kita punya semangat dan energi, dengan kolaborasi global kita berbuat bersama untuk membangun dunia kita yang lebih aman dan damai, adil dan membawa kemakmuran bagi semua," kata SBY, Rabu (15/2).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan peran Indonesia semakin meningkat dalam kerja sama internasional dan posisi Jakarta saat ini sebagai salah satu ibu kota diplomatik di kawasan Asia Timur juga semakin menguat.

Saat ini, menurut dia, terdapat 128 perwakilan negara sahabat dan juga perwakilan organisasi internasional di Jakarta.

Marty mengharapkan pertemuan antara Presiden SBY dengan para duta besar negara sahabat dan perwakilan organisasi internasional merupakan sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan perkembangan Indonesia kepada negara-negara sahabat sekaligus memperluas peluang kerja sama antara kedua negara maupun multilateral.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA