Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Imparsial: Pelaku Kekerasan ke Wartawan Harus Diproses Pidana

Kamis 31 Mei 2012 16:04 WIB

Rep: Ahmad Reza Safitri/ Red: Dewi Mardiani

Aksi Tolak Kekerasan Pers (ilustrasi)

Aksi Tolak Kekerasan Pers (ilustrasi)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tindak kekerasan yang dilakukan oknum TNI AL di Padang beberapa waktu lalu harus diproses secara pidana. Hal tersebut karena tindak kekerasan tersebut masuk kedalam kategori tindakan kriminal. "Jadi memang harus diproses pidana," kata Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti, Kamis (31/5).

Selain itu, alasan kenapa tindakan tersebut harus diproses secara pidana, karena tindakan tersebut telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Sebab, jelas dia, profesi jurnalis termasuk sebagai pembela HAM. Karena itu, tindakan menghalang-halangi kegiatan jurnalis sama saja dengan melanggar HAM.

Pada alasan lain, Poengky mengatakan agar kasus tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat tidak hanya berhenti pada upaya permintaan maaf. Menurut dia, tugas aparat keamanan dan pertahanan adalah melindungi masyarakat. Karena itu, tindakan yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut telah menyalahi tugas yang diamanatkan. "Kejelasan proses hukum haruslah dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang," tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA