Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Jimly: Putusan MK tak Berdampak pada Pencopotan Wamen

Rabu 06 Jun 2012 18:01 WIB

Rep: A.Syalaby Ichsan / Red: Djibril Muhammad

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashidiqi

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashidiqi

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Prof. Jimly Asshidiqie, menilai putusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berdampak langsung kepada pencopotan atau pengangkatan wakil menteri. Mantan Ketua MK tersebut menilai Mahkamah Konstitusi (MK) hanya mengadili Undang-Undang.

"Enggak kan MK tidak mengurusi pejabat dan MK hanya mengurusi Undang-Undang sesuai enggak dengan UUD," ungkap Jimly saat dihubungi, Rabu (6/6). 

Oleh karena itu, tutur Jimly, dampak dari putusan MK terhadap perkara bernomor 79 itu hanya sebatas kepada Undang-Undang. Yakni, hilangnya penjelasan pasal 10 Undang-Undang No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi akhirnya mengabulkan permohonan perkara gugatan wakil menteri bernomor 79/PUU-IX/2011 sebagian. Hakim MK, Mahfud Md, menyatakan mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian.

Menurutnya, penjelasan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang mengatakan bahwa wakil menteri merupakan jabatan karier bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA