Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Biru Jadi Sumber Energi Alternatif di Bali

Kamis 04 Jul 2013 12:37 WIB

Rep: Ahmad Baraas/ Red: A.Syalaby Ichsan

kompor berbahan bakar biogas

kompor berbahan bakar biogas

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Penerapan program biogas rumah (Biru) bisa menjadi sumber energi alternatif. Biru kata Koordinator Biru Yayasan Rumah Energi (YRE) Bali, I Gede Suarja, bukan hanya bisa untuk memasak dan pemanas, tetapi juga untuk penerangan.

"Biru bisa menjadi sumber energi yang ramah lingkungan," kata Suarja di Denpasar, Bali, Kamis (4/7). Biru adalah program pemanfaatan limbah ternak untuk sumber panas. Proyeknya sudah dimulai sejak 2009.

Program Biru dirintis oleh Hivos, lembaga kemanusiaan untuk kerjasama pembangunanyang berbasis di Belanda. Program Biru di Indonesia, terlaksana atas kerjasama Hivos dengan Kementerian ESDM.

Program biru ditargetkan membangun sebanyak 10.000 unit reaktor hingga 2013 di beberapa propinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, NTB, Bali, NTT, Lampung dan Sulawesi Selatan. Di Bali sudah terbangun sebanyak 430 reaktor di 39 kecamatan.

Pemanfaatan Biru kata Suarja, dapat menghemat waktu untuk memasak, membersihkan peralatan dan mengumpulkan kayu bakar. Selain itu, Biru bisa mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA