Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Mahasiswa UI Jalur Simak Bebas Uang Pangkal

Kamis 18 Jul 2013 11:39 WIB

Rep: Mg06/ Red: A.Syalaby Ichsan

Universitas Indonesia

Universitas Indonesia

Foto: Republika/Aditya

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) program strata satu (S1) Reguler tahun akademik 2013/2014 yang lulus melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Indonesia (Simak UI) dibebaskan dari uang pangkal.

Hasil Simak UI 2013 akan diumumkan Jumat (19/7) melalui situs resmi UI dan surat kabar harian. Menurut Kepala Kantor Komunikasi UI, Farida Haryoko, pembebasan uang pangkal (UP) bagi mahasiswa S1 Reguler dikarenakan UI mengalokasikan beban biaya UP dari dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN).

Dana tersebut diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebagaimana mahasiswa yang lulus melalui jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) dan jalur tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN).

Mahasiswa Program S1 Reguler yang lulus melalui Simak UI hanya akan dikenakan biaya kuliah setiap semester.Biaya tersebut sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 5 juta untuk program jurusan ilmu pengetahuan sosial (IPS), dan Rp 100 ribu hingga Rp 7.500.000 untuk program jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA). 

Rentang biaya disesuaikan dengan tanggungan dan kemampuan finansial orang tua atau wali mahasiswa. Penentuannya dilakukan melalui mekanisme Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOPB).

Simak UI 2013 diselenggarakan secara serentak di 17 kota di Indonesia, Ahad (30/6) lalu. Sebanyak 39.675 peserta memperebutkan sekitar 3.125 kursi yang disediakan UI untuk program vokasi, sarjana reguler, dan paralel.

Jumlah tersebut merupakan 20 persen dari total mahasiswa UI yang diterima tahun ini. Kuota itu sesuai dengan ketetapan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA