Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Badan Geologi Setiap Bulan Surati Gubernur

Jumat 13 Des 2013 09:18 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Djibril Muhammad

Ahmad Heryawan (Aher)

Ahmad Heryawan (Aher)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Selama musim hujan ini, setiap bulan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rutin menyurati Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Menurut Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, R Sukyar, setiap bulan surat selalu dikirimkan ke Gubernur Jabar untuk mengantisipasi daerah krisis bencana longsor.

"Di Jabar ini, banyak daerah rawan longsor. Saat curah hujan tinggi harus diwaspadai," ujar Sukyar kepada wartawan, Kamis (12/11).

Menurut Sukyar, surat yang dilayangkan ke Gubernur Jabar itu, isinya Badan Geologi, memberikan peta longsor merah, kuning, dan hijau di Jabar. Untuk daerah yang masuk dalam peta merah, setiap daerah harus lebih waspada.

"Kalau ada peta rawan longsor di Jabar, maka semua daerah di kabupaten/kota bisa waspada," katanya.

Daerah di Jabar yang rawan longsor, menurut Sukyar, di antaranya Rangkasbitung, Bogor, Ciawi, Cianjur, Sukabumi, Jonggol, Padalarang, Purwakarta, Kabupaten Bandung, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Subang, Kabupaten Bandung Barat, Ciamis dan Kuningan.

Daerah rawan longsor itu, kata dia, penyebabnya morfologi lahannya curam jadi mudah bergerak. Curah hujan, intensitasnya tinggi maka mudah bergerak, ada endapan tanah, dan ada tanah lempung di atasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA