Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Demokrat Sebut Airport Penuh Jadi Indikasi Pemerataan Ekonomi

Kamis 26 Des 2013 12:46 WIB

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Mansyur Faqih

Nurhayati Ali Assegaf

Nurhayati Ali Assegaf

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat mengklaim pemerintah telah berhasil melakukan pemerataan pembangunan. Salah satu indikator keberhasilan yang mereka ajukan adalah semakin banyak orang memenuhi bandara untuk berlibur. 

"Kita bisa lihat dari libur dan Natal. Kita lihat di airport-airport banyak orang berekreasi. Ini indikasi (pertumbuhan ekonomi merata)," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Senayan, Kamis (26/12).

Nurhayati menyatakan banyak petani mendapat keuntungan dari pembangunan yang dilakukan pemerintah. Menurutnya saat ini derajat kesejahteraan para petani sudah meningkat. "Petani-petani banyak menjadi kaya," ujarnya.

Ironisnya apa yang diklaim Demokrat sebagai keberhasilan ekonomi justru bertentangan dengan data yang pernah dikeluarkan Bada Pusat Statistik (BPS). Menurut BPS, pada 2002 ada 20 persen orang kaya di Indonesia yang menikmati 41 persen pendapatan nasional. Sepuluh tahun kemudian, orang-orang kaya ini menikmati 49 persen pendapatan nasional atau hampir separuh dari total pendapatan negara. 

Hal sebaliknya terjadi di kalangan masyarakat miskin. Pada 2002, 40 persen kelompok miskin hanya menikmati 20 persen pendapatan nasional. Angka itu terus menurun pada 2012 dimana orang miskin hanya menikmati 16 persen pendapatan nasional. Artinya hasil pembangunan semakin sedikit dinikmati orang miskin. 

Masih menurut BPS, persoalan ekonomi tidak hanya menyangkut kesenjangan distribusi pendapatan masyarakat. Dari data BPD 2012, sebanyak 57,6 persen PDB Indonesia dihasilkan Pulau Jawa dan Bali. Sisanya sebanyak 23,7 persen dihasilkan Sumatra, 9,8 persen dihasilkan Kalimantan.

Sedangkan Kawasan Timur yang meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua hanya menghasilkan PDB 9 persen. Fakta ini menunjukan 80 persen kegiatan perekonomian terjadi di Pulau Jawa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA