Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Jembatan Gantung Putus, Belasan Orang Terjungkal ke Sungai Deras

Jumat 03 Jan 2014 00:25 WIB

Red: Didi Purwadi

Jembatan Rapuh (ilustrasi)

Jembatan Rapuh (ilustrasi)

Foto: 123rf.com

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA -- jembatan gantung di Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, putus saat warga setempat melakukan perbaikan parasarana itu hingga nyaris menelan korban jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi Rabu (1/1) saat penduduk di desa itu bergotong royong memperbaiki kondisi jembatan gantung sepanjang 80 meter yang rusak tersebut. Jembatan mendadak putus dan jatuh ke sungai.

"Saat warga sibuk beraktivitas, jembatan mendadak putus. Belasan warga terjungkal ke sungai yang deras, sebagian lagi tergantung di kawat seling jembatan. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, namun belasan warga mengalami luka-luka," kata Kiman (60) warga setempat.

Ia mengaku saat jembatan putus warga sedang sibuk melakukan perbaikan, karena memang kondisi fasilitas penyeberangan itu sudah rapuh.

"Saat kejadian saya ada di tengah jembatan memikul papan untuk lantai jembatan, tiba-tiba jembatan putus dan setelah itu saya tidak ingat lagi, karena ketika sadar sudah ada di sungai," katanya.

Dikatakannya, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah warga mengalami luka-luka.

"Beruntung ada sekeping papan yang dijadikan pegangan untuk menyelamatkan diri," kata Kiman yang mengalami 16 jahitan akibat musibah itu.

Pjs Kepala Desa (Kades) Keban Agung, Bambang Pirdiawan, mengaku tidak menduga jembatan gantung di desa tersebut putus saat warga setempat melakukan perbaikan.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi saat ratusan warga terbagi menjadi tiga kelompok sedang memperbaiki jembatan yang rusak dengan cara gotong royong.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA