Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Petani Langkat Kembangkan Tanaman Nenas

Ahad 27 Jul 2014 22:25 WIB

Red: Julkifli Marbun

Nenas

Nenas

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, LANGKAT -- Petani di Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini mengembangkan tanaman nenas yang memberikan penghasilan tambahan buat keluarga puluhan juta rupiah per bulannya.

"Tanaman nenas kampung ini sangat menjanjikan perekonomian keluarga," kata salah seorang petani nenas Pematang Serai, Udeng di Tanjungpura, Minggu.

Rasa buah nenas ini sangat manis, dan kini dibudidayakan di lahan 10 rante, katanya.

Dari penjualan buah nenas ini, setiap bulannya Udeng meraup keuntungan sekitar Rp 22 juta.

Tanaman nenas yang dibudidayakannya ini dibiarkanya menyemak (ditumbuhi rerumputan).

Dimana rumput yang dibiarkannya itu untuk memberikan kesejukan, rindang, sehingga bersuhu lembab, sehinga dapat menghasilkan buah yang padat dan besar, kata Udeng.

Udeng menjelaskan ketika membiarkan semak tumbuh disekitar buah nenas kampung itu, hasilnya sungguh sangat "menakjubkan" bisa mencapai 4-5 kilogram per buah.

Mengenai pemasaran nenas miliknya, Udeng mengaku tidak begitu kesulitan, karena agen pengumpul selalu datang untuk membeli nenasnya.

Menyangkut dengan harga hingga sekarang ini belum begitu khawatir, karena pembeli selalu membeli nenasnya bila dipasarkan di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Langkat ini.

"Kekhawatiran datang bila nenas yang berasal dari Tanah Karo membanjiri pasaran tradisionil yang ada di Langkat," ujar Udeng.

Saat ini buah nenas dengan ukuran sedang dijual dengan harga Rp 7.000 per buah, namun jika buah ini berukuran besar dan berat perbuahnya mencapai 4-5 kilogram per buah, maka Udeng menjualnya dengan harga Rp 12.000 per buah.

Dijelaskannya bahwa dalam satu minggunya, dirinya bisa memanen buah nenas sebanyak dua kali atau per tiga hari.

"Hasil panen nenas tersebut bisa mencapai 300-400 buah," katanya.

Sekarang ini dilahan seluas 10 rente tersebut, terdapat lebih kurang 1.000 pohon nenas, yang produksinya tidak berhenti secara terus menerus.

Nenas ini bisa dikembangkan dimanapun dan diharapkan dimasa mendatang Langkat merupakan salah satu pemasok nenas ke berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara, itu harapannya.

Keyakinan itu akan diwujudkannya dengan menambah luasan areal pertanaman nenas di berbagai tempat, karena untungnya yang sangat menggiurkan, apalagi biaya pemeliharaannya sangatlah sedikit.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA