Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Sumut Dukung 10 Ribu Hektare Persawahan Langkat

Senin 11 Aug 2014 19:57 WIB

Red: Julkifli Marbun

Petani memupuk sawah

Petani memupuk sawah

Foto: Sahrul Manda Tikupadang/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, LANGKAT -- Dinas Pertanian Sumatera Utara, sangat mendukung penambahan 10.000 hektare luas persawahan tanaman padi yang akan dikembangkan Kabupaten Langkat, Sumatra Utara di tiga kecamatan yaitu Stabat, Secanggang dan Hinai.

"Kita dukung dan akan diperjuangkan ke pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara M Roem di Stabat, Senin.

Potensi besar ini harus menjadi perhatian untuk peningkatan produksi padi sehingga nantinya produksi akan semakin meningkat, katanya.

Apalagi melalui potensi yang ada itu bisa tanam dua kali dalam setahun, tentu ini akan memberikan dampak positif yang sangat luas.

"Langkat punya potensi besar sebagai peyangga swasembada pangan di Sumatera Utara, untuk itu terobosan yang dilakukan ini harus didukung penuh," katanya.

Roem juga menjelaskan bahwa saat sekarang ini di Sumatera Utara, baru 30 persen sawah berpengairan tehnis, sementara di Jawa sudah 70 persen, tentu dengan adanya pengairan persawahan seluas 10.000 hektare ini akan meningkatkan persawahan tehnis yang ada.

Melalui persawahan tehnis yang ada iu diharapkan produktifitas dari yang selama ini 4,8 ton per hektare bisa menjadi 5,0 ton per hektarenya.

Pada bahagian lain Roem menjelaskan bahwa produksi padi Sumatera Utara, hingga sekarang ini terus semakin meningkat atau naik tidak sampai satu persen, namun demikian ini menjad tolak ukur untuk terus ditingkatkan di masa mendatang.

Secara terpisah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Basrah Daulay, menjelaskan bahwa sekarang ini pemerintah Kabupaten Langkat berupaya untuk meningkatkan pertanaman di beberapa kecamatan.

Seperti yang dilakukan di kecamatan Sei Lepan, sedang dibangun pengairan buat persawahan tehnis seluas 1.000 hektare, yang diharapkan akan dapat meningkatkan produksi nantinya.

Selain itu juga diusulkan dan diperjuangkan pengairan tehnis seluas 10.000 hektare untuk mengairi persawahan petani yang ada di tiga kecamatan yaitu Stabat, Secanggang dan Hinai.

"Kita terus berjuang untuk mewujudkan itu semuanya agar peningkatan produksi padi di Langkat terus semakin meningkat," katanya.

Ini semuanya dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Sumatera Utara, sehingga swasembada beras tetap dapat diwujudkan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA