Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Kemenag Timika Imbau Warga tak Terprovokasi Adu Domba Antarumat

Senin 29 May 2017 01:00 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Perdamaian (ilustrasi).

Perdamaian (ilustrasi).

Foto: cotwguides.com

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengimbau warga setempat agar tak terprovokasi dengan berbagai isu menyesatkan yang ingin mengadu domba antarumat beragama.

Kepala Kemenag Mimika Utler Adrianus di Timika, Ahad, mengatakan kasus yang terjadi di Abepura, Jayapura belum lama ini telah dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu untuk memancing atau menyulut amarah masyarakat.

Masyarakat Mimika, kata Adrianus, harus bijaksana menyikapi setiap informasi yang diterima bahkan beredar di media sosial agar tidak salah kaprah dalam memberikan penilaian terhadap sebuah kejadian.

"Kita harapkan masyarakat Mimika tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas alias menyesatkan. Kita semua harus bersikap bijaksana mencermati berbagai informasi yang berkembang di masyarakat," katanya.

Kemenag Mimika meminta masyarakat setempat terutama umat beragama lainnya agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban di saat saudara-saudaranya yang beragama Islam sedang menjalani ibadah puasa pada bulan ramadhan.

"Saudara-saudara kita yang Muslim sedang menjalankan ibadah puasa selama 29 hari sebagai kewajiban seorang Muslim atau Muslimat melaksanakan perintah agamanya. Diharapkan saudara-saudara yang lain menjaga ketertiban dan ketenangan di lingkungan masing-masing. Mari kita jaga keharmonisan antarsemua umat beragama yang selama ini sudah terjalin sangat baik di Mimika," pesan Adrianus.

Tokoh masyarakat Mimika Athanasius Allo Rafra juga mengajak seluruh komponen warga setempat terus membangun suasana penuh persaudaraan tanpa membeda-bedakan agama, suku dan golongan.

"Selama ini warga Mimika sudah hidup dalam suasana penuh persaudaraan yang cukup baik. Sekarang ini saudara-saudara kita umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa, mari kita umat beragama yang lain menjaga suasana yang harmonis agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa dalam suasana yang tenang dan damai," kata mantan pejabat bupati Mimika periode 2007-2008 itu.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES