Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Sepanjang 2016, 250 Ton Sabu Masuk ke Indonesia

Jumat 21 Jul 2017 21:31 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Karta Raharja Ucu

Paket sabu (ilustrasi).

Paket sabu (ilustrasi).

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jenis narkotika Flakka sudah masuk ke Indonesia. Karena itu BNN (Badan Narkotika Nasional) berkoordinasi dengan menteri kesehatan untuk menindaklanjuti hal sehingga bisa segera diambil langkah hukum bila ada yang menyalahgunakan dan mengedarkan. Hal itu disampaikan Kepala BNN Budi Waseso pada wartawan usai acara Pengukuhan dan Pembekalan Pemuda Kader Inti Anti Narkoba di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Jumat sore (21/7).

"Kami mendapat laporan baru saja ada paket yang disita yang isinya narkotika jenis Flakka,"ujarnya, Jumat sore. Ia berkata, ancaman narkotika di Indonesia sangat luar biasa. Perkembangan narkotika di Indonesia juga sangat-sangat memperhatikan.

"Kalau kemarin kita baru menangkap satu ton nakotika jenis shabu yang didatangkan dari Cina, itu belum ada apa-apanya. Karena satu bulan sebelum Ramadhan kita kecolongan narkotika jenis Shabu masuk ke Indonesia. Ini yang tertangkap, yang lolos lebih banyak,ungkapnya. Penangkapan satu ton narkotika itu menyelamatkan lima juta generasi muda bangsa Indonesia," ucap dia.

Sekedar informasi, kata Buwas, panggilan Budi Waseso, sebenarnya narkotika yang masuk ke Indonesia itu sangat-sangatlah besar. Data yang saya terima dari Cina, narkotika diproduksi Cina yang dimasukkan ke Indonesia. Jadi pada 2016 sabu yang masuk ke Indonesia 250 ton, precursor bahan narkotika dan obat-obatan untuk 1.097,6 ton dan tidak satu gram pun keluar dari Indonesia. Ia mengatakan mendapatkan informasi tersebut justru dari Kementerian di Cina dan tiga kepolisian negara bagian Cina.

"Jaringan narkotika di Philipina sudah dihancurkan oleh Presidennya. Narkoba yang akan dimasukkan ke Indonesia melalui jaringan Filipina sebanyak satu kontainer. Namun alhamdulillah narkotika sebanyak satu kontainer tersebut berhasil digagalkan polisi Thailand," kata dia mengungkapkan.

Ia mengatakan semula sudah bangga di tahun 2016 BNN bisa menyelamatkan 3,4 ton untuk Shabu. Dari hasil penelusuran dan pengungkapan kasus oleh BNN, dari negera Philipina, Timor Leste Jepang Singapura tidak ada yang complain karena narkotika di suplay dari Indonesia. Justru dari negara tersebut ditambah 10 negara lain narkotika masuk ke Indonesia.

Spesifikasi narkotika di Indonesia ini, kata Buwas menambahkan, Indonesia nomor satu. Karena Amerika tidak semua jenis ada, Columbia yang terkenal dulu sebagai pembuat kokain di dunia hanya ada tiga jenis, di Amsterdam maksimal hanya ada enam jenis, di Meksiko ada enam jenis, Perancis ada lima jenis, Rusia ada tiga jenis. "Di Indonesia semua jenis ada. Bahkan ada 800 jenis baru cepat atau lambat akan masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Lebih lanjut Buwas mengungkapkan desain perang candu sedang dimasukkan ke Indonesia. Apa pun pembangunan di Indonesia tidak akan berhasil bila penanganan narkoba tidak berhasil, karena program-program pembangunan akan dihancurkan permasalahan narkoba,ungkapnya. Karena itu ia berharap para penggiat anti narkoba/ harus diaktifkan oleh Kepala Daerah di wilayahnya.

"Bila setelah pemuda kader inti anti narkoba tidak ada kegiatan nyata maka tidak ada hasilnya. Karena program-programnya harus didukung oleh anggaran," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA