Rabu, 21 Zulqaidah 1440 / 24 Juli 2019

Rabu, 21 Zulqaidah 1440 / 24 Juli 2019

Risma Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gorontalo

Ahad 21 Jan 2018 20:22 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Andi Nur Aminah

Tri Rismaharini

Tri Rismaharini

Foto: Republika/Wihdan
Tri Rismaharini merespons adanya bencana banjir bandang di Kabupaten Gorontalo.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merespons adanya bencana banjir bandang di Kabupaten Gorontalo. Respons cepat tersebut dibuktikan dengan langsung memerintahkan para pejabat serta pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk segera mengirim bantuan ke sana.

"Kita respons cepat, kita segera hubungi pejabat di sana, yang dibutuhkan mereka utamanya seperti baju, sarung, selimut, pampers bayi dan obat-obatan. Kita sesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan dari hasil koordinasi dengan pejabat di sana (Kabupaten Gorontalo)," kata Risma di Surabaya, Ahad (21/1).

Risma juga menyatakan akan kembali menyesuaikan kebutuhan apa saja yang masih dibutuhkan dan akan dikirimkan selanjutnya. Pada tahap pertama ini, Pemkot Surabaya memgirimkan sebanyak 29 koli bantuan berupa selimut, pampers bayi, sarung, baju dan obat-obatan.

"Biasanya kalau ada kerusakan kita bantu. Jadi kayak Pacitan, pertama itu kita bantu makanan, kemudian untuk penyulingan air bersih, pakaian, dan selimut. Setelah itu kita bantu uangnya menyusul, untuk rekondisi lingkungannya," ujar Risma.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini menuturkan, pengiriman bantuan ini merupakan hasil dari urunan para pejabat Pemkot Surabaya. Dengan sukarela mereka mengumpulkan dana secara berkala untuk mengantisipasi keadaan darurat seperti bencana dan musibah lainnya.

"Ini hasil urunan dari kawan-kawan, jadi bukan uang dari APBD, hasil dari urunan kawan-kawan seikhlasnya. Seperti bantuan Asmat, juga kita hasil urunan untuk dibelikan dalam bentuk barang," kata Risma.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA