Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Waspadai Potensi Puting Beliung sepanjang Musim Penghujan

Rabu 09 Jan 2019 21:46 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sejumlah personel tim SAR membersihkan puing bangunan MTS Istiqomah yang roboh akibat angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (31/12/2018).

Sejumlah personel tim SAR membersihkan puing bangunan MTS Istiqomah yang roboh akibat angin puting beliung di Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (31/12/2018).

Foto: ANTARA FOTO
Akhir 2018 angin puting beliung yang terjadi di Cirebon merusak 247 rumah warga

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Selama musim penghujan, potensi terjadinya angin puting beliung dan petir terus mengancam. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada. 

"Potensi angin puting beliung tidak hanya terjadi selama masa pancaroba, tapi juga selama musim penghujan," ujar Forcaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, Rabu (9/1).

Menurut Faiz, selama musim penghujan, terdapat awan cumulonimbus yang berwarna abu-abu kehitaman dan pekat.  Awan tersebut bisa menimbulkan hujan lebat,  angin kencang, petir, hingga puting beliung. 

"Masyarakat harus waspada dan segera kembali ke rumah jika melihat keberadaan awan tersebut," tutur Faiz.

Sementara itu, angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Cirebon. Peristiwa itu terjadi di Blok 1 RT 01 RW 01 Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukan Lebak,  Selasa (9/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Terjangan angin puting beliung itu menyebabkan sekitar sepuluh rumah rusak ringan, dua rumah rusak berat, dua tiang listrik roboh dan 25 pohon tumbang.

Sebelumnya, angin puting beliung melanda Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan,  Kabupaten Cirebon, 30 Desember 2018. Akibat peristiwa tersebut, 247 rumah warga rusak dan seorang balita meninggal dunia. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA