Senin, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 Februari 2019

Senin, 13 Jumadil Akhir 1440 / 18 Februari 2019

Kota Muara Teweh Terendam Banjir karena Sungai Barito Meluap

Rabu 13 Feb 2019 03:27 WIB

Red: Ani Nursalikah

Sungai Barito

Sungai Barito

Foto: M Syakir/Republika
Sungai meluap akibat hujan dengan curah tinggi beberapa hari terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA TEWEH -- Sejumlah kawasan dataran rendah di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terendam banjir karena meluapnya aliran Sungai Barito. Sungai meluap akibat hujan dengan curah tinggi dalam beberapa hari terakhir.

"Banjir mulai merendam jalan dan diperkirakan besok terus naik, karena sebagian wilayah di Kabupaten Murung Raya yang berada di hulu Sungai Barito dan sejumlah anak sungai di Barito Utara juga terendam banjir," kata Alwandi warga Muara Teweh, Selasa (12/2).

Sejumlah kawasan dataran rendah di Kota Muara Teweh, diantaranya di sebagian Jalan Imam Bonjol, Jalan Dahlia, Gang Paraguay dan Jalan Merak. "Saat ini memang masih bisa dilewati kendaraan bermotor, namun besok diperkirakan sudah tidak bisa lagi karena ketinggian air bisa mencapai sekitar satu meter," katanya.

Selain kota Muara Teweh, sejumlah desa yang kena dampak meluapnya Sungai Barito juga terendam banjir di Kecamatan Lahei dan Teweh Baru. "Saat ini banjir mulai merendam jalan kawasan tempat tinggal kami di Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru," kata seorang warga Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru Irwansyah.

Kelurahan Jambu yang terendam banjir yakni di Manggala RT 05, RT 06, dan RT 07, dengan ketinggian air berkisar 50 sentimeter hingga 1,5 meter. "Banjir mulai menggenangi kawasan ini sejak Jumat (8/2) pagi dan hingga sore ini air terus naik secara perlahan. Saat ini warga mulai berkemas-kemas untuk mengangkut sejumlah barang rumah tangga ke tempat yang lebih aman dari banjir musiman ini," katanya.

Selain di wilayah Kecamatan Teweh Baru, banjir juga melanda wilayah Kelurahan Lahei I RT 3 dan RT 4 Kecamatan Lahei dengan ketinggian banjir hampir satu meter. Kedua kawasan itu berada di dataran rendah sehingga cepat dilanda banjir.

"Banjir di daerah tempat tinggal kami setinggi lutut orang dewasa dan air terus naik diperkirakan banjir sudah sampai masuk rumah pada tengah malam nanti," kata Sandy warga Kelurahan Lahei I Kecamatan Lahei.

Menurut dia, banjir di wilayah Kelurahan Lahei I ini merupakan daerah paling parah dilanda banjir karena kawasannya di dataran rendah, kemungkinan besok banjir meluas dan juga merendam kawasan Kelurahan Lahei II di RT 1. "Banjir kali ini sangat cepat naiknya dan diperkirakan terus naik," katanya.

Saat ini banjir di Barito Utara juga terjadi akibat meluapnya Sungai Lahei, Sungai Teweh dan Sungai Montallat yang ketiganya merupakan anak Sungai Barito.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES