Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Puluhan Santri Putri Ponpes Assyaroniah Keracunan Makanan

Selasa 19 Feb 2019 23:20 WIB

Red: Andi Nur Aminah

keracunan makanan (ilustrasi)

keracunan makanan (ilustrasi)

Foto: kidshealth.org
Ada sekitar 80 santri yang mengalami keracunan usia menyantap hidangan berbuka sunnah

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG TIMUR -- Puluhan santri putri Pondok Pesantren Assyaroniah di Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, mengalami keracunan makanan. Keracunan itu terjadi seusai mereka berbuka puasa sunah.

Baca Juga

Para santri yang keracunan ini harus dirawat ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat. "Peristiwa keracunan sejumlah santri putri Ponpes Assyaroniah itu terjadi pada Senin (18/2) petang," kata Nur Samsu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur yang sekaligus membenarkan kejadian itu, saat dihubungi, di Lampung Timur, Selasa (19/2).

"Iya, betul keracunan, tapi sudah ditangani semua santri dari Ponpes Assyaroniah. Mereka keracunan makanan sewaktu berbuka puasa pada Senin kemarin, tapi tidak semua keracunan, yang keracunan pondok puteri," katanya.

Nur Syamsu menyebutkan, jumlah santri yang keracunan makanan itu sebanyak 80 orang. "Sekarang sudah ditangani, sudah kami bawa ke puskesmas, ada yang dibawa ke Puskesmas Labuhan Maringgai, Puskesmas Bandarsribhawono, dan ada juga ke rumah sakit umum," ujarnya.

Menurut dia, sekarang ini para santri itu masih ada yang dirawat di puskesmas, namun ada pula yang dirawat di pondok pesantren untuk menjalani rawat jalan. "Mohon doanya agar semuanya segera sembuh," katanya.

Mantan Staf Ahli Bupati Lampung Timur ini menyatakan belum mengetahui penyebab keracunan dialami puluhan santri itu, tapi sampel makanan seperti sambal dan sayur yang dikonsumsi sedang diteliti.

"Kami belum tahu apakah karena makanannya atau karena bakteri, tapi sampelnya sudah kami kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk diteliti," ujarnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA