Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Pengantar Roti Tewas Dibegal

Senin 02 Nov 2015 12:25 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Indah Wulandari

Korban tewas (ilustrasi)

Korban tewas (ilustrasi)

Foto: www.123rf.com

REPUBLIKA.CO.ID,INDRAMAYU -- Seorang lelaki yang diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (begal) ditemukan tewas di jalan Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Korban diketahui bernama Yanto (37 tahun), warga Jalan Jatihandap Gang IV No 30 RT 8 RW 6 Kabupaten Bandung. Korban merupakan sopir dari CV Roti Sharon, perusahaan kue di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Korban ditemukan tewas di bagian depan mobil boks Mitsubishi bernopol D 8759 VM yang semula dikendarainya, dan ditemukan petugas di jembatan fly over Desa Cikawung, tepatnya sekitar 1,5 Km dari pintu keluar tol Cikedung, Sabtu (31/10) sekitar pukul 23.00 WIB.

''Korban ditemukan dengan posisi leher terikat handuk kecil warna putih. Tangan dan kaki terikat tali plastik dan sabuk milik korban yang disatukan kebelakang,'' ujar Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Nico N Adi Putra, Senin (2/11).

Tak hanya itu, kondisi korban juga mengalami patah pada bagian hidung serta mengeluarkan darah. Selain itu, terdapat luka memar dan lebam pada punggung dan perut.

Seorang saksi dari pihak CV Roti Sharon, Udin, menjelaskan, sebelum kejadian, korban keluar dari Majalaya beserta dua unit mobil lainnya dengan tujuan ke Cirebon. Korban membawa muatan kue senilai Rp 17,8 juta.

Korban kemudian tiba di Cirebon pada Sabtu (31/10) pukul 19.30 WIB untuk bongkar muat barang. Selesai bongkar barang, pukul 20.30 WIB, korban berangkat kembali pulang ke Majalaya. Namun, setelah berangkat dari Cirebon itu, korban hilang komunikasi hingga ditemukan di daerah Terisi Indramayu dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Selain menemukan jenazah korban, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti di dalam mobil yang dikemudikan korban. Di antaranya berupa tas kecil berisi kartu identitas korban dan uang Rp 200 ribu, linggis, HP dan sejumlah kartu identitas milik korban, serta beberapa boks kosong di bagian belakang mobil, yang menurut informasi dari pihak perusahaan telah diturunkan di Cirebon.

Polisi yang mendatangi tempat kejadian perkara kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara guna diajukan untuk otopsi. Selain itu, polisi juga melakukan cek CCTV di gerbang tol Palimanan, Cirebon maupun Cikedung, Indramayu.

 

''Kami juga meminta keterangan dari  pihak perusahaan tempat korban bekerja (CV Roti Sharon) dimana dari informasi kejadian ini sudah terjadi delapan kali, hanya sebelum-sebelumnya korban tidak meninggal dunia,'' kata Nico.

Nico menambahkan, pihaknya pun menelusuri kembali rute mobil boks yang dikemudikan korban. Untuk sementara ini, belum diketahui ada barang yang hilang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA