Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Petani Lembang Mulai Bertanam Sayur

Ahad 29 Nov 2015 16:55 WIB

Rep: c12/ Red: Friska Yolanda

Sejumlah petani di Kampung Cicalung, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sedang mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh di ladang sayuran mereka, Ahad (29/11). Pembersihan ladang ini sebagai persiapan untuk penanaman berikutnya se

Sejumlah petani di Kampung Cicalung, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sedang mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh di ladang sayuran mereka, Ahad (29/11). Pembersihan ladang ini sebagai persiapan untuk penanaman berikutnya se

Foto: c12

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Para petani sayuran di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai bercocok tanam pada sepekan terakhir. Mereka yakin produksi aneka jenis sayuran di musim hujan ini bakal meningkat sampai 90 persen. 

Salah seorang petani sayuran di Kampung Cicalung, Desa Wangunharga, Kecamatan Lembang, Dede Sutisna menuturkan baru menanam kembang kol, empat hari yang lalu. Ia sengaja menanam pada waktu sekarang ini karena sudah mulai sering turun hujan. 

Pada saat kemarau yang lalu, memang Dede masih menanam sayuran di kebunnya. Namun, hasilnya tidak akan seperti pada musim hujan, karena kebutuhan airnya terbatas. 

Ada tiga macam sayuran yang ditanam Dede, yaitu selada letus, kembang kol, dan sawi. Selain tiga ini, ia juga berniat menanam cengek. Dede meyakini produksi sayuran dari kebunnya bakal mengalami peningkatan di kisaran 80 sampai 90 persen. “Meningkat pasti,” katanya saat ditemui, Ahad (29/11).

Dibandingkan musim kemarau lalu, total produksinya jauh berbeda. Modal yang dikeluarkan sangat besar, sementara hasilnya tidak dapat menutupi modal yang dikeluarkan.

Dede memperkirakan masa panen akan dilakukan pada Januari 2016. Kekhawatiran Dede dalam masa tanam hanya hama yang biasa terjadi pada awal musim hujan. Selain itu, hujan yang mengguyur tanaman sayuran di kebunnya pada awal musim penghujan ini dinilai akan menyebabkan akar bibit pohon sayuran itu membusuk. 

Petani sayuran lainnya, Dadang Mulyana juga optimistis produksi sayuran dari kebunnya bakal meningkat. Warga Kampung Cikawari, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, ini merasa amat bersyukur dengan turunnya musim hujan seperti di bulan ini. 

Bagi Dadang, hujan adalah berkah. Sebab, produksi sayurannya bisa naik sampai 90 persen dari kondisi pada kemarau. “Kalau hujannya terus, bakal panen banyak,” ujar dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA