Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Harga Daging tak Terpengaruh BBM

Ahad 10 Jan 2016 18:03 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Friska Yolanda

Pedagang daging ayam menunggu pembeli di Pasar Senen, Jakarta, Senen (18/8).

Pedagang daging ayam menunggu pembeli di Pasar Senen, Jakarta, Senen (18/8).

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak berimbas pada penurunan harga daging ayam di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Harga daging ayam di sana malah mengalami kenaikan sampai 10 persen.

Kenaikan harga daging ayam ini terjadi di Pasar Panorama Lembang, Kecamatan Lembang, KBB. Salah seorang pedagang ayam di pasar tersebut, Opik, menuturkan, harga daging ayam yang ia jual per kg kini menjadi Rp 39 ribu. Sebelumnya, ia biasa menjual dengan harga Rp 34 ribu.

“Naiknya sudah dari tahun baru kemarin,” kata Opik, Ahad (10/1).

Menurut dia, kenaikan ini terjadi akibat harga pakan yang masih mahal. Kalau soal pasokan, kata Opik, masih lancar. Namun, ia sering mendapat keluhan dari para peternak ayam tentang mahalnya pakan ternak ayam. 

“Naiknya pakan ini pasti dampaknya ke harga ayam sekarang juga,” ujar dia.

Harga daging ayam di Lembang saat ini sama dengan harga daging ayam di Kota Bandung. Sehingga, para ibu rumah tangga di Lembang sekarang lebih banyak membeli daging ayam di Lembang. Biasanya, warga Lembang lebih memilih membeli daging ayam di pasar di Kota Bandung. 

Di sisi lain, harga beberapa sayuran di Pasar Lembang ini masih stabil. Harga cabai keriting masih dijual dengan Rp 40 ribu per kg. Cabai rawit merah di kisaran harga Rp 36 ribu per kg dan cabai rawit hijau Rp 28 ribu per kg. Untuk bawang merah, masih dijual seharga Rp 32 ribu per kg dan bawang putih Rp 28 ribu per kg. 

Salah seorang pedagang lain di Pasar Panorama Lembang, Ati, menuturkan, kenaikan harga ini terjadi pada komoditas kentang. Semula kentang dijual Rp 10 ribu per kg, kini menjadi Rp 15 ribu per kg. "Yang lain masih belum naik,” katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA