Senin, 19 Zulqaidah 1440 / 22 Juli 2019

Senin, 19 Zulqaidah 1440 / 22 Juli 2019

Tempat Hiburan Sleman Diimbau Tutup Sebelum Ramadan

Kamis 12 Mei 2016 09:07 WIB

Rep: Rizma Riyandi/ Red: Nur Aini

Spa (Ilustrasi)

Spa (Ilustrasi)

Foto: Dailymail

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Pihak kepolisian meminta agar tempat-tempat hiburan seperti salon dan spa berhenti beroperasi sebelum Ramadan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas selama bulan puasa. Kapolsek Gamping Kompol Agus Zainuddin mengatakan, penutupan lokasi hiburan salon dan spa biasanya dilakukan satu minggu sebelum Ramadan.  "Maksimal tiga hari sebelum ibadah puasa mulai harus sudah tutup," kata Agus di Sleman, Kamis (12/5).

Ia menjelaskan, salon, spa, dan treatment banyak berdiri di beberapa kawasan, di antaranya Gamping. Namun sebagian besar tidak mengantongi izin usaha dan izin gangguan. Polisi pun kerap kali menindak tempat hiburan tersebut dan memberi hukuman tipiring.

Di Gamping, kata Agus, salon dan spa yang beroperasi dicurigai memberikan layanan plus-plus. "Maka itu, saat Lebaran nanti, jangan sampai ada salon dan spa tanpa gunting, yang melayani di luar kelaziman. Selama razia kami belum menemukan barang berbahaya seperti miras, senjata tajam, dan narkoba. Tetapi kami tetap data semuanya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto menuturkan, seluruh Polsek telah menggelar razia tempat hiburan menjelang datangnya Ramadan. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif selama menjalankan ibadah puasa.  Selain itu tujuan kegiatan tersebut adalah menghindari terjadinya sweeping oleh organisasi masyarakat di luar petugas keamanan. "Jadi untuk pengamanan serahkan saja pada petugas," tutur Riyanto.

Komando Laskar Baitullah, Didik Suryadi mengatakan, anggotanya sudah sebulan melakukan pengawasan terhadap aktivitas prostitusi terselubung berkedok salon di wilayah Gito-Gati, Ngaglik. "Kami sudah memberikan peringatan kepada pemilik salon tapi tidak dipedulikan. Padahal keberadaan salon itu sudah meresahkan masyarakat," katanya.

Saat ini, pihaknya masih terus mengawasi aktivitas salon tersebut. Jika tempat hiburan tersebut masih melakukan aktivitas prostitusi terselubung, anggota laskar akan melakukan aksi sweeping dengan berkoordinasi bersama Polsek Ngaglik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA