Jumat, 19 Ramadhan 1440 / 24 Mei 2019

Jumat, 19 Ramadhan 1440 / 24 Mei 2019

Tebing di Sukabumi Longsor Rusak Pesantren dan Lukai Warga

Ahad 05 Mar 2017 13:58 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Longsor. Ilustrasi

Longsor. Ilustrasi

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI—Sebuah tebing di belakang sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi longsor Sabtu (4/3) sore. Dampaknya, seorang warga yang tengah melintas sempat terbawa longsor dan mengalami luka-luka. Selain itu sebuah bangunan madrasah di Pondok Pesantren Warusattul Anbiya rusak akibat tertimpa longsoran tanah dan material bangunan.

Lokasi longsor tersebut berada di Kampung Gudang RT 02 RW 03 Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja. Tepatnya berada di belakang bangunan SD Negeri Pasir Halang 1 Sukaraja. "Pada waktu itu mau pulang ke rumah, tapi tiba-tiba terbawa longsor,’’ terang Enung Mulyani (45 tahun), korban longsor di rumahnya di Kampung Gudang RT 04 RW 03, kepada wartawan Ahad (5/3).

Saat itu, kata dia, hujan memang cukup deras mengguyur.Menurut Enung, longsoran dari tebing sekitar enam meter tersebut membuatnya terguling-guling dan akhirnya tertimbun material. Namun, di sekitar lokasi kejadian ada warga yang langsung memberikan pertolongan.

Selepas kejadian itu, Enung tidak sadarkan diri karena kepalanya terbentur material longsor. Namun, sebelumnya ia meminta tolong agar warga menyelamatkan anaknya yang berada di rumah di atas tebing. Kedua anaknya tersebut selamat dan tidak terluka. Sementara Enung dibawa ke Puskemas Sukaraja untuk mendapatkan penanganan medis karena luka pada bagian kepala dan punggung.

Salah seorang santri ponpes, Ismet Wahyu (28 tahun) mengatakan, pada saat kejadian dia tengah memperbaiki selokan tidak jauh dari lokasi bencana. "Pada saat itu melihat ibu-ibu yang terjatuh dan terbawa longsor,’’ ungkap dia. Menurut Ismet, warga langsung memberikan pertolongan dan akhirnya korban dibawa ke puskesmas. Ia menerangkan longsor tersebut menyebabkan bangunan madrasah yang dipakai untuk majelis taklim rusak parah.‘’ Pada saat kejadian tidak ada aktivitas pengajian di lokasi,’’ kata Ismet.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani mengatakan, petugas BPBD sudah dikerahkan ke lokasi bencana di Sukaraja sejak Sabtu malam. "Petugas ke lokasi sejak malam untuk evakuasi dan melakukan langkah penanganan sesuai prosedur,’’ ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA