Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Miliki Perpustakaan

Kamis 27 Apr 2017 17:15 WIB

Rep: Eko Widyatno/ Red: Angga Indrawan

LP Narkotika di Nusakambangan.

LP Narkotika di Nusakambangan.

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Warga binaan di Lembaga Permasyarakatan Kelas I A Batu Nusakambangan, akan bisa menghabiskan waktunya dengan membaca buku. Hal ini menyusul diresmikannya gedung perpustakaan ‘Dinamika Aksara’, yang berada di samping Masjid At Taubah LP Batu. Persemian perpustakaan ini dilakukan oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Kamis (26/4). 

Kepala LP Batu, Abdul Aris mengatakan ruang perpustakaan sebenarnya sudah ada cukup lama. Namun kondisinya belum memadai, sehingga belum mampu menampung  minat baca para warga binaan yang cukup tinggi. "Karena itu, gedung perpustakaan kita rehab. Gedung perpustakaan baru ini memiliki ruangan 5 kali 7 meter," jelasnya.

Dia juga menyebutkan, dalam mengelola gedung perpustakaan tersebut, pihaknya melakukan kerja sama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Cilacap. Terutama dalam hal pengelolaan buku, dan upaya menambah koleksi buku perpustakaan.

Saat ini, kata Aris, Perpustakaan Dinamika Aksara LP Batu memiliki lebih dari 500 koleksi buku. "Semua jenis buku ada. Baik  buku agama, novel, buku pelatihan ketrampilan, dan buku pengetahuan umum. Yang tidak ada, buku porno," katanya.

Buku-buku tersebut, menurutnya, kebanyakan berasal dari bantuan berbagai pihak. Antara lain,  300 buku merupakan buku pinjaman dari Dinas Arpus Cilacap, serta bantuan buku sebanyak 400 buah dari Gramedia Purwokerto. 

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Cilacap, Supriyanto mengapresiasi pihak lapas mengaktifkan kembali perpustakaan di lapas. Karena bisa menjadi khasanah bagi warga binaan. “Perpusda melakukan kerja sama dengan lapas, dengan memberikan bantuan silang. Jadi setiap paket ada sebanyak 300 buku, Kami pijamkan ke pihak lapas. Setelah dibaca semuanya, dikembalikan ke perpus untuk ditukar dengan buku baru,” ujarnya

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA