Rabu, 14 Zulqaidah 1440 / 17 Juli 2019

Rabu, 14 Zulqaidah 1440 / 17 Juli 2019

Dinsos Sleman Luncurkan Layanan Antar Sampai Rumah

Kamis 05 Okt 2017 09:18 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Andi Nur Aminah

Bupati Sleman, Sri Purnomo

Bupati Sleman, Sri Purnomo

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dinas Sosial Kabupaten Sleman baru saja meluncurkan program inovasi Layanan Antar Sampai RUmah (Ngantar Paimah). Peluncuran dilaksanakan bersamaan dengan pemberian bantuan sosial terencana TA 2017.

Kepala Dinsos Sleman, Sri Murni Rahayu mengatakan, program Ngantar Paimah saat ini sudah memiliki dua armada sepeda motor untuk mendukung program tersebut. Program ini merupakan bentuk layanan sosial kepada masyarakat, yang datang ke Dinsos dan membutuhkan transportasi untuk layanan rujukan dan pulang ke rumah.

"Program ini untuk melayani berbagai pelayanan sosial seperti orang terlantar yang ingin di antar pulang, mengantar rujukan ke Bapel Jamkesos, dan lainnya bisa datang ke Dinsos, dan kami siap mengantar dan menunggu hingga mengantar kembali pulang ke rumah," kata Sri, Rabu (4/10).

Dalam kesempatan yang sama, Dinsos Sleman memberikan bantuan Rp 7 juta ke masing-masing 31 panti sosial, stimulus ke delapan Lembaga Kesejahteraan Sosial sebesar Rp 2 juta per lembaga, bantuan untuk 300 orang Lanjut Usia Rentan Sosial Ekonomo masing-masing Rp 1,2 juta.

Ada pula bantuan sosial untuk Kepala Keluarga Miskin Non Potensial (Kesrakat) ke 10 KK masing-masing Rp 2 juta,  bantuan penyandang disabilitas ke 110 orang masing-masing Rp 3,6 juta dan bantuan modal usaha bagi enam kelompok Wanita Rawan Sosial Ekonomi sebesar Rp 3,5 juta per kelompok.

Selain itu, ada bantuan sosial pemohon Jaring Pengaman Sosial ke 10 pemohon masing-masing Rp 2 juta, bantuan alat bantu ke 20 disabilitas seperti enam alat bantu dengar, enam kursi roda, tiga penguat kaki (brace), dua kruk, tiga kaki palsu dan KIS ke 60 peserta.

Bupati Sleman, Sri Purnomo yang turut hadir di peluncuran itu mengatakan, program ini bertujuan menunjang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT). Ia berharap, layanan ini dapat terus mengalami perkembangan, terutama bertambah armada pelayanannya.

"Diharapkan ke depan layanan program ini bisa melakukan penjemputan dan bertambah armadanya, agar pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan lebih optimal," ujar Sri.

Terkait bantuan sosial, ia menekankan tujuannya agar masyarakat dapat mendiri, baik pribadi maupun kelompok. Sehingga dapat meningkatkan taraf kesejahteraan, kualitas dan kelangsungan hidup. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat memberi kesempatan bagi kelompok usaha ekonomi produktif.

Hal ini dirasa sejalan dengan tema kegiatan pemberian bantuan sosial terencana yaitu Melalui Bantuan Sosial Kita Tingkatkan Kesehajteraan Masyarakat Sleman. Ia berharap, melalui bantuan sosial yang diberikan ada peningkatan kepedulain atas kesejahteraan sosial.

"Dengan kegiatan ini diharapkan kemampuan dan kepedulain masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga dan berkelanjutan dapat meningkat," kata Sri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA