Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Di Daerah Ini, Bensin Premium di Jual Rp 100 per Liter

Jumat 03 Nov 2017 15:21 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Bensin premium (ilustrasi).

Bensin premium (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Dr Leonardo, dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang sudah setahun mengabdi di Distrik Kirihi, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, mengungkapkan harga bahan bakar minyak (BBM) eceran jenis premium di wilayah itu mencapai Rp 100 ribu per liter.

"Harga bensin di Kirihi masih mahal sekali, masyarakat menjualnya dengan harga Rp100 ribu per liter. Mau tidak mau harus beli kalau mendadak dibutuhkan," ujarnya ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Jumat (3/11)A.

Menurut dia, jika berkesempatan pergi ke kota Nabire maka ia berusaha untuk membeli bensin secukupnya, untuk digunakan pada mesin babat yang sering digunakan buat membabat rumput di halaman rumah dan puskesmas.

"Kalau saya ke kota dan lupa beli bensin, ya terpaksa saya harus beli di Kirihi dengan harga Rp100 ribu per liter, mau tidak mau harus beli karena mau dapat dimana lagi," ujarnya.

Kendati demikian, kata Leonardo, harga sayur-mayur di daerah relatif murah karena banyak dihasilkan masyarakat setempat. Bahkan, warga sering membawakannya sayur untuk dikonsumsi. "Masyarakat di Kirihi sering antarkan saya sayur, tapi saya juga sudah punya kebun sendiri jadi sering panen untuk dimasak," ujarnya.

Namun, ketika ia bepergian ke kota Nabire, tidak hanya membeli bensin, ia juga membeli bumbu dapur dan juga mi instan, serta bahan makanan lainya. "Saya beli mi instan dan ikan kaleng itu berkarton-karton, karena mi instan dijual warga di Kirihi Rp50 ribu per bungkus," ujarnya.

Dokter Leonardo juga mengungkapkan bahwa warga yang tinggal di Kirihi tidak mengenal pecahan uang Rp2.000 hingga Rp20 ribu. "Mereka hanya mengenal pecahan uang Rp50 ribu dan Rp100 ribu, sehingga satu bungkus mi instan pun dijual dengan harga Rp50 ribu," ujarnya.

"Saya heran dan tidak percaya kalau warga yang tinggal di Kirihi menjual satu bungkus mi instan dengan harga Rp50 ribu," ujarnya.

Kirihi adalah satu distrik terjauh dari Kabupaten Waropen. Distrik itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Nabire. Transportasi satu-satunya ke tempat itu dengan menggunakan pesawat berbadan kecil.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA