Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Pemprov Lampung Pinjam Rp 600 M untuk Bangun 6 Jalan

Selasa 27 Mar 2018 07:01 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah

Pengerjaan Tol Lampung. Alat berat mengerjakan pembangunan jalan tol di Bakauheni, Lampung, Rabu (22/6)

Pengerjaan Tol Lampung. Alat berat mengerjakan pembangunan jalan tol di Bakauheni, Lampung, Rabu (22/6)

Foto: Republika/ Wihdan
Setelah ada perdanya, proyek pengerjaan enam ruas jalan tersebut segera dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminjam dana segar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berkedudukan di Jakarta sebesar Rp 600 miliar. Dana pinjaman tersebut untuk membangun dan memperbaiki enam ruas jalan provinsi di wilayah Lampung.

Dana pinjaman ke PT SMI tersebut mendapat persetujuan dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung yang digelar Senin (26/3). Ketua DPRD Lampung Dedy Afrizal memimpin rapat dan melemparkan kepada anggota DPRD terkait pinjaman dana tersebut. "Apakah pembahasan pinjaman dana tersebut dibentuk perda?" tanya Dedy kepada kuorum.

Sebanyak 44 anggota DPRD yang hadir melebihi kuorum menyatakan persetujuan tersebut. Dana pinjaman teresebut telah dilakukan pembahasan terkait laporan hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan RI Perwakilan Lampung. Dedy menyatakan dana pinjaman tersebut diperuntukan pembangunan enam ruas jalan di Provinsi Lampung.

Keenam ruas jalan yang menjadi fokus Pemprov Lampung yakni Jalan Ruas Simpang Korpri Sukadamai dengan anggaran Rp 60 miliar. Ruas Jalan Bangun Rejo (Kabupaten Pringsewu) Wates (Lampung Tengah) sebesar Rp 110 miliar. Selanjutnya, ruas jalan Padang Cermin Kedodong (Pesawaran) sebesar Rp 160 miliar. Jalan Pringsewu Pardasuka Rp 50 miliar. Ruas Jalan Simpang Pematang Brabasan (Mesuji) sebesar Rp 80 miliar. Dan ruas Jalan Brabasan Wiralaya (Mesuji) sebesar Rp 140 miliar.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan siap melaksanakan proyek tersebut dengan sebaiknya, setelah disetujui di rapat paripurna DPRD Lampung. Setelah ada perdanya, proyek enam ruas jalan tersebut segera dilakukan. "Karena memang infrastruktur jalan merupakan prioritas utama yang harus segera kita bangun. Itu juga untuk mendukung agar pertumbuhan ekonomi Lampung," ujarnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA