Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

46.549 Warga Kurang Mampu di Kuningan Terima PKH

Jumat 24 Agu 2018 19:11 WIB

Rep: lilis sri handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Midahwati, salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera yang baru diterimanya, di SMKN 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (15/1).

Midahwati, salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera yang baru diterimanya, di SMKN 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (15/1).

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Bupati Kuningan menyebut program PKH solusi tepat ringankan beban pemerintah

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Ribuan warga di Kabupaten Kuningan terima program keluarga harapan (PKH). Program itupun diharapkan benar-benar tepat sasaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Beradasarkan data di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan, jumlah warga yang menerima bantuan PKH pada 2018 sebanyak 46.549 keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah warga itu tersebar di 376 desa di 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan.

Adapun total dananya mencapai Rp 87,9 miliar. Dari nilai total dana tersebut, asumsi bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai Rp 1,89 juta per tahun.

Bupati Kuningan, Acep Purnama, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menggulirkan Program PKH sejak 2007 lalu. Dia menilai, program PKH merupakan solusi cepat dan tepat guna meringankan beban pemerintah daerah dalam megatasi masalah sosial, terutama kemiskinan, kebodohan serta tingkat kesehatan yang rendah.

‘’(PKH) selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kuningan,’’ ujar Acep, di Kuningan, Jumat (24/8).

Acep mengungkapkan, keberhasilan PKH akan bermuara pada perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, dia berharap agar pelaksanaanya benar-benar tepat sasaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

‘’Ekses sekecil apapun dari kesalahan dalam pelaksanaan program ini akan menyebabkan gagalnya perbaikan kualitas generasi penerus di masa yang akan datang,’’ tukas Acep.

Sementara itu, demi keberhasilan pelaksanaan PKH, pendamping dan operator PKH di Kabupaten Kuningan dibekali pengetahuan melalui kegiatan Pembinaan Pendamping dan Operator, di Kabupaten Kuningan. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas PKH dalam melaksanakan tugas di lapangan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA