Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Ibunda Jannatun Cintya Pingsan Saat Jenazah Putrinya Tiba

Kamis 01 Nov 2018 10:44 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Keluarga dari korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Jannatun Cintya Dewi berada di kediaman kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018).

Keluarga dari korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Jannatun Cintya Dewi berada di kediaman kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018).

Foto: Anatara/Umarul Faruq
Jenazah tiba di rumah duka Kamis (1/11) sekitar pukul 07.30 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Surtiyem, ibu dari Jannatun Cintya Dewi sempat pingsan saat jenazah anaknya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 tiba di rumah duka, di Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo. Jenazah Cintya atau yang biasa dipanggil Yayas ini tiba di rumah duka pada Kamis (1/11) sekitar pukul 07.30 WIB.

Jenazah langsung dibawa masuk ke dalam ruang tamu rumah keluarga. Selang seperempat jam kemudian, jenazah dibawa ke masjid Desa Suruh, Sukodono untuk dishalatkan sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman desa setempat yang berada tak jauh dari masjid setempat.

Baca Juga

photo

Sejumlah keluarga dan kerabat memberangkatkan Jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Jannatun Cintya Dewi menuju ke pemakaman di kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018).

Sementara itu, Bambang Supriyadi ayah korban terlihat luntai. Dia didampingi oleh keluarga saat menuju ke lokasi pemakaman.

Korban yang bekerja sebagai staf di Kementerian ESDM itu meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat awal pekan lalu. Pesawat jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta untuk tujuan ke Pangkalpinang.

"Kami dari Kementerian ESDM merasa kehilangan salah satu putri terbaik yang ada di tempat kami," kata perwakilan Sekjen Kementerian ESDM Endang Sutisna usai pemakaman di tempat pemakaman umum Desa Suruh, Sidoarjo. "Kami sangat merasa kehilangan atas peristiwa ini, kalau ada kesalahan semoga bisa dimaafkan supaya jenazah almarhumah ini diterima Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya menambahkan.

photo

Sejumlah keluarga dan kerabat berdoa bersama saat pemakaman korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Jannatun Cintya Dewi di kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018).

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA