Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Warga Kota Bandung Bisa Tukar Sampah Jadi Emas

Ahad 02 Dec 2018 13:52 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Dwi Murdaningsih

Wali Kota Bandung Oded M Danial melepas gerak jalan para pelajar sambil memungut sampah usai Pencanangan Gerakan Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) di Cikapundung Riverspot, Kota Bandung, Rabu (17/10).

Wali Kota Bandung Oded M Danial melepas gerak jalan para pelajar sambil memungut sampah usai Pencanangan Gerakan Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) di Cikapundung Riverspot, Kota Bandung, Rabu (17/10).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Masyarakat sekitar bisa ikut serta dalam program pemilahan sampah PT Pegadaian.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan PT Pegadaian meresmikan Bank Sampah dan Taman The Gade Clean and Gold di RW 07 Sukaasih, Kelurahan Sindangjaya, Mandalajati, Kota Bandung, Sabtu (1/12). Dengan adanya bank sampah ini, masyarakat bisa menukar sampah menjadi barang berharga yakni emas.

Direktur TI dan Digital Pegadaian Teguh Wahyono menjelaskan peresmian Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan.

Dengan adanya bank sampah dan The Gade Clean & Gold, kata Teguh, masyarakat sekitar bisa ikut serta dalam program pemilahan sampah. Nantinya hasilnya bisa ditukar dengan emas.

"Nanti tim dari Pegadaian membentuk rumah pengelolaan sampah di pool. Kemudian, masyarakat akan diajarkan untuk melolah sampah, untuk dibagi menjadi sampah yang Organik dan Non-Organik. Lalu, disetor, ditimbang, diproses, dan diolah. Selanjutnya tahap terakhir, yaitu hasil pengolahan dapat ditukar dengan tabungan emas,” kata Teguh dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/12).

Ia menuturkan Pegadaian mengajak seluruh masyarakat untuk mengetahui cara yang baik dan benar dalam memilah sampah. Dengan memberikan sebuah bimbingan dalam mengolah sampah menjadi tabungan emas Pegadaian.

Cara tersebut dinilainya dapat menjadikan salah satu cara untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga di Kelurahan Sindangjaya. Serta sebagai upaya penghidupan warga sekitar dari pemanfaatan kembali sampah.

Untuk mempermudah pelaksanaan di lapangan, kata dia, Pegadaian terus melakukan inovasi dengan memperkenalkan aplikasi mobile baru bernama Integrated Bank Sampah Mobile (IBS Mobile).

“Dengan aplikasi ini masyarakat diharapkan mampu mengolah sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui program The Gade Clean &  Gold diharapkan bisa menyadarkan masyarakat akan pemanfaatan sampah” ujarnya.

Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial yang turut hadir meresmikan bank sampah ini menyampaikan apresiasinya kepada Pegadaian dengan program The Gade Clean & Gold di Bandung. “Adanya Bank Sampah Sindangjaya ini, dapat membuat seluruh masyarakat Bandung peduli terhadap kebersihan," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA