Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

Tuesday, 13 Rabiul Akhir 1441 / 10 December 2019

16 Jenazah Karyawan PT Istaka Karya Sudah Teridentifikasi

Sabtu 08 Dec 2018 00:10 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Andi Nur Aminah

Prajurit TNI mengangkat peti jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tiba di Landasan Udara Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (7/12). Sebanyak 16  jenazah korban penembakan KKB di Nduga dipulangkan dan  diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Prajurit TNI mengangkat peti jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tiba di Landasan Udara Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (7/12). Sebanyak 16 jenazah korban penembakan KKB di Nduga dipulangkan dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Foto: Abriawan Abhe/Antara
Ke 16 jenazah tersebut telah diterbangkan menujiu Makassar, Sulsel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 16 jenazah karyawan PT Istaka Karya korban pembunuhan di Kabupaten Nduga, Papua, telah diterbangkan ke rumah duka. Jenazah para korban itu telah berhasil diidentifikasi setelah melalui proses autopsi di Timika, Papua.

"Seluruh 16 jenazah telah berhasil diidentifikasi," ujar Wakil Kepala Penerangan Daerah Militer XII/Cendrawasih, Letkol Infanteri Dax Sianturi, saat dikonfirmasi, Jumat (7/12).

Ia menjelaskan, sekitar pukul 15.00 WIT, ke 16 jenazah tersebut telah diterbangkan untuk dibawa ke rumah duka. Jenazah-jenazah itu diterbangkan menggunakan pesawat hercules dari Timika menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

"Dua pesawat hercules bertolak dari Timika menuju Makassar. Satu pesawat mengangkut jenazah para korban, satu pesawat mengangkut rombongan Panglima TNI," kata Dax.

Berikut ini daftar nama 16 korban yang telah teridentifikasi:

1. Agustinus T
2. Jepry Simaremare
3. Carly Zatrino
4. Alpianus M
5. Muh Agus
6. Fais Syahputra
7. Yousafat
8. Aris Usi
9. Yusran
10. Dino Kondo
11. Markus Allo
12. Efrandy Hutagaol
13. Samuel Pakiding
14. Anugrah Tolu
15. Emanuel Beli Naikteas
16. Daniel Karre

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA