Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Monday, 17 Sya'ban 1440 / 22 April 2019

Korban Penembakan KKB Dijadwalkan Tiba di Kupang Sabtu Sore

Sabtu 08 Dec 2018 09:48 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Prajurit TNI mengangkat peti jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tiba di Landasan Udara Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (7/12). Sebanyak 16  jenazah korban penembakan KKB di Nduga dipulangkan dan  diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Prajurit TNI mengangkat peti jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tiba di Landasan Udara Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (7/12). Sebanyak 16 jenazah korban penembakan KKB di Nduga dipulangkan dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Foto: Abriawan Abhe/Antara
Satu orang warga NTT menjadi korban penembakan KKB di Nduga, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Jenazah Emanuel Beli Bano Naektias dijadwalkan tiba di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (8/12) sore. Mendiang Emanuel merupakan pahlawan pembangunan Trans Papua yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua.

Baca Juga

Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Fernandez di Kupang, Sabtu (8/12) pagi mengungkapkan jenazah Emanuel akan tiba dengan maskapai penerbangan Lion Air dari Makassar. Saat ini, Raymundus sudah berada di Kota Kupang bersama dengan ibu dan adik kandung dari Emanuel.

Raymundus menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian tersebut. Ia mewakili seluruh masyarakat TTU mengutuk keras para pelaku penembakan itu.

Menurut dia pemerintah sudah berusaha untuk membangun Papua, namun pada akhirnya dikotori oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Emanuel adalah satu dari 16 korban yang jenazahnya dikirim dari Timika Papua dan tiba pada Jumat (7/12) sore di Lanud Sultan Hasanuddin menggunakan pesawat Hercules A 1331. Dari 16 korban penembakan hanya 14 yang diturunkan di Lanud Sultan Hasanuddin, sementara dua lainnya diterbangkan ke Jakarta untuk dibawa ke kampung halaman di Medan, Sumatra Utara.

Sebelummya diberitakan ada dua orang warga NTT yang menjadi korban penembakan itu, namun satu di antaranya berhasil melarikan diri, yakni bernama Ayub Maudeng warga Kupang. Informasi terakhir menyebutkan, Ayub sudah berhasil diselamatkan.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA