Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Bertemu Jokowi, Nyak Sandang Ingin ke Tanah Suci

Sabtu 15 Dec 2018 07:37 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ratna Puspita

Salah seorang donatur pembelian pesawat pertama Indonesia RI 001, Nyak Sandang (91) melambaikan tangan saat tiba kembali di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Jumat (6/4).

Salah seorang donatur pembelian pesawat pertama Indonesia RI 001, Nyak Sandang (91) melambaikan tangan saat tiba kembali di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Jumat (6/4).

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Nyak Sandang adalah penyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) petang ini bertemu Nyak Sandang, salah satu penyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI-001), di ruang VVIP Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Jumat (14/12). Dalam pertemuan ini, Nyak Sandang menyampaikan keinginannya untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci. 

Baca Juga

"Lalu masalah naik Haji. Bapak mau naik Haji. Memang mau naik Haji," kata Khaidar anak ketujuh Nyak Sandang yang turut mendampinginya. 

Mendengar permintaan Nyak Sandang, Jokowi pun mengkhawatirkan kondisi kesehatannya. "Naik Haji kan jauh sekali kalau naik haji. Nanti tawaf, nanti syai, apa anu, Bapak masih kuat?," ujar Jokowi. 

Kemudian, Jokowi pun menawarkan Nyak Sandang untuk menunaikan ibadah umrah mengingat ibadah haji lebih padat serta antrian keberangkatan yang cukup lama. "Umrah lebih gampang ngaturnya. Kalau naik Haji padat. Jutaan orang," tambahnya. 

Ia pun kemudian meminta asistennya untuk membantu mencatat guna membahas lebih lanjut mengenai keberangkatan ke Tanah Suci. "Nanti biar ada yang ke rumah mengatur," tambah Presiden. 

Selain menyampaikan keinginannya untuk berangkat ke Tanah Suci, Nyak Sandang juga meminta Presiden untuk membangun masjid di kampungnya. Menurut putra Nyak Sandang, di desanya hanya terdapat musholla. 

Selama ini, warga di kampungnya tengah berusaha membangun masjid. Namun hingga kini terbengkalai pembangunanannya. "Ada udah dibangun tapi terbengkalai. Ada tiang saja," kata Khaidar. 

"Oke nanti saya suruh cek lapangan saja. (Panggil Asisten Ajudan) Nanti suruh orang cek pembangunan masjid seperti apa," respons Presiden mendengar permintaan pembangunan masjid. 

Setelah bertemu dengan Nyak Sandang, Jokowi kemudian melanjutkan kunjungan kerjanya ke Riau. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA