Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Tim SAR Kembali Temukan Jenazah Korban Tsunami

Senin 31 Des 2018 09:50 WIB

Red: Bayu Hermawan

Kondisi rumah warga pascabencana tsunami Selat Sunda, Senin (24/12).

Kondisi rumah warga pascabencana tsunami Selat Sunda, Senin (24/12).

Foto: Republika TV/Wisnu Aji Prasetiyo
Tim terus melakukan pencarian, karena kemungkinan ada korban yang belum ditemukan.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban tsunami Selat Sunda di Pantai Sumur, Pandeglang, setelah dilakukan penyisiran di perairan itu. Tim SAR masih melakukan pencarian, karena ada kemungkinan banyak korban yang belum ditemukan.

"Jenazah yang ditemukan itu jenis laki-laki usia antara 20 sampai 25 tahun," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Banten Zaenal di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Pandeglang, Senin (31/12).

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD dan relawan terus melakukan evakuasi pertolongan terhadap korban tsunami baik dalam kondisi meninggal maupun hidup. Saat ini, jenazah yang ditemukan sudah dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang.

Kemungkinan besar korban tsunami terus bertambah karena masih banyak yang belum ditemukan, terutama di Pantai Sumur. Saat ini, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian korban tsunami di Sektor II Pantai Panimbang-Tanjung Lesung dan Sektor III Pantai Sumur. Mereka banyak wisatawan yang mengunjungi objek wisata di daerah itu.

"Kami berharap korban tsunami yang ditemukan sudah meninggal bisa diambil oleh keluarganya," ujarnya menjelaskan.

Zaenal mengatakan, jumlah korban tsunami di Pandeglang hingga kini tercatat 314 orang, termasuk jenazah yang ditemukan. Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka sebanyak 757 orang dan 8 orang hilang. Saat ini, seluruh jenazah korban tsunami dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang.

"Kami menargetkan warga korban yang hilang bisa ditemukan," ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Kabid Kabid Dokkes Polda Banten AKBP dr Nariyana mengatakan kepolisian berhasil mengidentifikasi sebanyak 241 dari 249 jenazah korban tsunami. Jenazah yang sudah teridentifikasi itu sudah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan. Namun saat ini tinggal delapan jenazah yang belum teridentifikasi dan berada di RSUD Berkah Pandeglang.

"Kami minta anggota keluarganya bisa mengambil jenazah itu," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA